Senin, 05 November 2018

Tentang Rindu

pagi telah pergi
mentari tak bersinar lagi

entah sampai kapan
ku mengingat tentang dirimu

ku hanya diam,
menggenggam menahan
segala kerinduan,
memanggil namamu
di setiap malam
ingin engkau datang
dan hadir di mimpiku,
rindu

dan waktu kan menjawab
pertemuanku dan dirimu
hingga sampai kini
aku masih ada di sini

ku hanya diam,
menggenggam menahan
segala kerinduan,
memanggil namamu
di setiap malam
ingin engkau datang
dan hadir di mimpiku,
rindu

dan bayangmu akan selalu besandar di hatiku
janjiku pasti kan pulang bersamamu

ku hanya diam,
menggenggam menahan
segala kerinduan,
memanggil namamu
di setiap malam
ingin engkau datang
dan hadir di mimpiku,

ku hanya diam,
menggenggam menahan
segala kerinduan,
memanggil namamu
di setiap malam
ingin engkau datang
dan hadir di mimpiku,
rindu


Jumat, 14 September 2018

BUNGA CINTA


Masih seputih melati
Cintamu diterpa sang mentari
Saat hujan tak kunjung henti
Pancarannya hangatkan hati


Wangimu pun tak kunjung hilang
Tak ingin jika kau dipetik orang
Menjagamu walau harus ku berperang
Sampai nyawaku ini terbang dan melayang


Kan kupetik bila saatnya tiba
Kuberi hiasan agar indah menawan
Jangan biarkan rasa ragu didada
Menjalani hidup dalam penantian


Telah ku gapai angan ku yang dulu hilang
Ku suarakan rasa cinta ini lantang
Menikmatinya dengan penuh kasih sayang
Walau begitu,,, aku masih saja kurang


Kuingin selalu ada didekatmu
Mendengarkan kicau burung yang merdu
Bersama meninggalkan masa lalu
Berdua menjalani hidup baru
Tak kan lelah aku mencintaimu
Tak kan bosan aku merindukanmu


Teruslah melangkah ke depan,
Jangan biarkan nostalgila jadi beban,

Masa lalu adalah pelajaran,
Masa depan adalah impian,
Masa sekarang adalah perjuangan

Seindah apapun huruf yang terukir,
Dapatkah ia bermakna kalau tiada jeda,
Dapatkah ia dimengerti kalau tanpa spasi,
Bukankah kita perlu jarak untuk bisa bergerak,
Dan saling sayang bila ada ruang

Terima kasih telah datang,
Hingga aku tau rasanya berjuang,
Terima kasih telah datang,
Hingga aku tak mau kau hilang,
Terima kasih telah datang,
Hingga aku tau kemana harus pulang,

Terima kasih telah hadir,
Hingga kita akan bersama hingga akhir,
Terima kasih telah hadir,
Hingga kita akan menjadi takdir,
Jangan hanya singgah, tapi menetaplah,
Janganlah mengekang, tapi berilah ruang,
Agar kita bisa saling berharap,
Suatu saat bisa satu atap









Bidadari Hati



Malam semakin larut...
Tapi mata tak dapat terpejam..
Lentera kecil menemani ku..
Disudut ruang penuh kesepian..

Ku sandarkan ujung hari ku disini..
Di antara retakan sutera penghangat kalbu..
Nafas panjang melepas beban pikiran ku..
Sekilas hadir bayanganmu di sampingku..

Ingin ku sapa lembut dengan salam ku..
Kupeluk erat dengan do'a ku..
Kumanjakan kamu dengan nada-nada dzikir ku..
Sebagai tanda betapa aku menyayangimu..

Kau sentuh hatiku dengan ujung jilbabmu..
Hadirmu mu mengobati dahaga rindu ku..
Bersemi bahagia yang telah lama terkubur rasa duka..
Berguguran segala kesedihan di yang telah ada..

Rasa ini bagai air yang mengalir menuju muara
Dimana aku dan kamu terbawa arus yang sama
Bersatu walau berasal dari tempat yang beda
Memberi warna pada telaga bersemi cinta

Senin, 03 September 2018

Lukisan Perasaan


Lukisan indah lembaran hatiku
Tertulis tinta emas namamu
Diantara belahan hati cintaku
Bersemayan abadi di sanubariku

Andai bisa kau lihat jantungku
Berdetak lebih cepat saat menatapmu
Kerinduan hati selalu menemaniku
Berdo'a untukmu menghibur hatiku

Lara hati ku simpan rapi
Mengembara angan sebatas mimpi
Mungkinkah suatu saat akan menepi
Ku tunggu keajaiban dunia ini

Kehidupan dunia begitu indah
Perjalanan panjang menggapai anugrah
Cinta kasih ALLAH sebagai keyakinan
Butiran debu menjadi intan berlian

Aku adalah manusia
Aku adalah jasad yang berjiwa
Aku adalah satu nuansa
Yang sarat dengan aneka rasa
Aneka rona bisa tercipta

Aku adalah jiwa
Yang kadang dipenuhi kegelisahan
Aku adalah puisi
Yang menyanyikan nada kegundahan

Aku juga lukisan
Jiwa yang penuh oleh warna ceria
Aku juga berbingkai romansa
Lukisan warna-warna cinta,
Aku punya nuansa kelembutan
Namun juga nuansa kejenuhan

Kan ku lukis senyuman manis itu
Pun kejora dalam indah tatapanmu
Yang terbias bayang samar
Hingga tak lagi kurabai buaian netra

Garis-garis halus pemisah ranah
Kan ku hapus hingga punah
Ku ganti dengan rona lembayung senja
Hingga indah tercipta di kanvas nyata

Dalam lekukan geliat warna
Bersama meniti indah mega jingga
Cinta berkidung bersama senyummu
Rindu menari bersama tatapanmu

Bukan karena aku banyak omong
Apalagi mengumbar kata bohong
Merangkai kata salah satu hobiku
Menjadikan syair indah harapanku

Apalah arti keindahan tanpa kiasan
Cinta terasa hambar tanpa dijabarkan
Cakrawala membisu tanpa perumpamaan
Hati akan membeku tanpa diungkapkan




Selasa, 28 Agustus 2018

Cinta Dalam Doa


Cahaya bulan menerangi
Ribuan bintang sebagai saksi
Keheningan malam damai di hati
Bertemu dengan kekasih sejati

Indahnya kurasakan
Kedamaian itu begitu nyaman
Semua relung hati ku utarakan
Kasih sayang kudapatkan

Cukuplah Allah menyayangiku
Tanpa syarat mencintaku
Setia dalam suka dukaku
Kekasih setia dunia akheratku

Hadirmu menyapa dalam bimbang
Terurai benak keluh kesah
Langkah kaki terasa terhempas
Tersentuh hati merasuk jiwa
Memeluk sanubari penuh makna

Ada dan tiada
Menggores indah setiap langkah
Merana hati berkelana
Cinta kasing sayang dalam nyata
Bersinar bagai bintang kejora

Kejora hatiku
Raih sinarmu
Tembus penghalangmu
Ikhtiar juangmu
Kekuatan dalam doamu
Wujud asa genggamanmu

(Mungkin kau bukan yang pertama dihati ku, semoga kau akhir perjalanan cinta ku)


Senin, 20 Agustus 2018

Kembalinya Sebuah Harapan


Ku sambut mentari pagi
Secerah hatiku saat ini
Serpihan hati mutiara kasih
Beribu lafal syukur ku bertasbih

Syair kata tak cukup ku utarakan
Suara hati membeku dalam kiasan
Dari doa ku sampaikan pesan
Rindu hati mohon utarakan

Lika liku hidup penuh rintangan
Memberi warna sebuah perjalanan
Jadikan Allah sebagai pedoman
Pemilik hati dan kehidupan

Ya Allah...ya Robbi
KaruniaMU tak terbatas langit dan bumi
Pemberi rahmat dan cinta kasih
CintaMu suci dan abadi

Bermula biasa saja
Tiada yang istimewa
Hadirlah sebuah rasa
Akhirnya jatuh cinta

Sayangku yang berlebih
Terlahir dari cinta yang pernah perih
Rindu tanpa akhir
Bertekuk lutut dalam kasih yg terukir

Cinta penuh rahasia
Lembaran hati terisi asa
Cintaku yang kucinta
Temaniku sampai akhir masa


Ada yang mendoakan disetiap hening malam
Ada juga yang merindukan dalam diam sebelum mata terpejam






Selasa, 14 Agustus 2018

Ku Buka Hati Untuk mu! ^_^

Langit mengantup menutup diujung awan berkabut…
Kemelut tamparan angin menyusup ditiap sudut…

Rembulan malam menghilang tenggelamkan
Sinar paras mu dlm bidik lamunan…
Mengunci pada rona jingga melukis peraduaan…

Kemana mentari kan berpijar pagi hari…
Tak ada kabar dan bisik mu yg ku temui
Pada sisa-sisa mimpi…

Udara hari yg cerah
Tetes embun masih terasa basah..
Yang tak lelah dan memotret kisah
Yang ku jamah dalam gundah
Ku terbangun dari rebah
Setelah tadi malam dipayungi gelisah…

Ajari aku jatuh cinta
Menatap tanpa mata
Jelmakan pelita
Genta

Ajari aku mengenal rindu
Sebagai sebuah candu
Selalu beradu
Memadu

Ajari aku arti kehadiran
Melengkapi dan perpaduan
Dalam penyatuan
Kehidupan

Ajari aku arti kepergian
Rela berdasar keikhlasan
KepadaNya mengembalikan
Kepulangan

“In life nothing is eternal, because for every ‘Welcome’ will always end with ‘Goodbye'”

I don't understand why destiny allowed some people to meet when there's
no way for them to be together.

Things are beautiful if you love them.

Remember that great love and great ac hieveI ments involve great risk.

Love is not requested, but the love that comes naturally to every heart without asking for a reply.

Semoga kau bukan seperti yang dulu
Cewek lugu yang mengikat hati ku
Tersihir oleh pesona sang pratu
Kemudian pergi bagai angin lalu
Dan menghempaskan semua rasaku

Kau bak seperti obat penghilang pilu
Yang Allah kirimkan pelipur lara ku
Maaf telah membuat mu menunggu
Karena membuka hati bagiku
Tak semudah seperti membuka pintu
Kesabaranmu yang telah menyadarkanku
Mungkin saatnya hati ku menyambutmu

Selamat datang dihati ku
Semoga kau betah dan tak hanya berlalu

Selamat datang di hidup ku
Semoga tak memandang masa lalu,
kita jalani hari yang baru 

Kamis, 05 Juli 2018

Mengalah karena Allah


Cinta berawal dari sebuah pandangan
lalu hinggap dan merasuk jauh ke perasaan
tapi kenapa cinta seperti sebuah misteri
dan sampai kini akupun tak mengerti

Jangan buang waktu yg ada
Apabila kau menganggap hanya sia-sia
Jangan pernah beritahu siapa dirimu
Karena memang rasa itu untuk ku

Cinta,,, bukan tak ingin kupertahankan
sayang,,, bukan ingin ku lepaskan
aku tentu terluka
aku pun tentu tak rela

tapi biarlah ku yang mengalah
bukan ku pengecut atau takut
tapi karna sayang ku karena Allah
bukan sekedar pemanis bibir dan mulut

Kau seperti bayangan tubuhku
dimana raga ini ada slalu menemaniku
tapi ku tak tau siapa kamu
dan apa alasanmu melakukan itu

Siapakah kamu sang gadis misteri
adakah yg kau minta dari si penyendiri ini
jelaskan.. jelaskan....
jangan kau diam dan cuma jadi bayangku saja

Walau kau tak kumiliki
cinta mu telah kumiliki
raga hanya semetara
keabadian adalah yang utama
Tak semua cinta harus terwujud nyata
takdir tlah bicara lain tuk kita

Musim berganti waktu pun mengikuti
Perlahan tapi pasti
Ku tak pernah menyadari
Cinta yg ku yakini akhirnya perlahan pergi

Aku selalu tersenyum
Itu cara ku untuk menutupi hati yang murung
Aku pun selalu tertawa
Itu cara ku untuk sembunyi dari sebuah luka

Biarkan masa lalu terhempas sang bayu
Biarkan kau jadi cerita dalam sepenggal kisah ku

Rasa manis terlempar irama merengang terdengar samar
Nyaring kicau burung mengema di balik tirai tertutup kamar..

Pada kehampaan tirani yg ku hakimi
Ketika sunyi terbias dari megahnya pelangi
Sinar ketakutan ku pun mulai mengikis menghujam jeruji..

Samar nada indah suara mu semukan bayang keadilan akan cinta
Raut wajah mu tepiskan meredam menghakimi rindu ku dalam nyata
Berharap ku akan terjaga dari lelap buaian akan rasa..
Ternyata semua itu hanya sia-sia
Hanya celoteh luka yg membungkam nada..

Seiring jalannya waktu benalu
Menyelubung sukma ku
Rasa itu pun melesat cepat seakan musnah ditelan bayu
Rindu itu pun yg tiap saat menderu serasa tak surut menyerbu

EMbun pagi ku...

Jika km mencintai dia..
Ku ikhlas menerimanya..
Ku ingin km menjadi insan yg memegang keteguhan
Kau sudah memberikan Dia segumpal harapan
Kau sudah memberi  Dia tangkai ikatan penantian
Aku gak mau kamu menjadi seorang pecundang
Yang hanya memainkan perasaan...

Maafkan diri ini yg telah gagal menjaga mu
Maafkan hati ini yg telah mengganggu hubungan kamu
Maafkan rasa ini yg telah lancang mencintai mu..

Aku hanyalah coretan usang
Yang tak pantas kau sayang
Aku hanyalah sebuah ilalang
Yang menanti hujan...
Menunggu keajaiban...
Meraih bintang..

Mustahil dapat ku gapai
Semuanya tlah terbengkalai
Sementara guratan lukisan trus terbingkai
Menjerat langkah ku tuk mengapai mahligai..

Jangan menjauhkan langkah, jika hati mu masih ingin dekat tuk singgah.
Sebab yang terlanjur pergi, tak selalu disediakan tempat untuk kembali.

Pada akhirnya kita akan mengerti
Bahwa jodoh bukan tentang yang terbaik
Tetapi yang menerima kita dengan baik
 Hanya Satu doa ku 
Semoga kau bisa bahagia dengan pilihan hati mu


Rabu, 04 Juli 2018

Cinta Sederhana

Ku ingin menjadi bintang, yang bersinar terang
Selalu menerangi, hatimu yang sepi

Ku ingin menjadi mimpi, yang temani tidurmu
Memberikan kedamaian di setiap waktu

Ku ingin seperti hujan
Yang selalu membasahi
Hatimu yang gelisah dengan kesejukan

Ku ingin seperti pelangi, yang penuh warna warni
Mewarnai hidupmu dengan laguku

Oh indahnya...
bila semua tercipta
Oh indahnya...
begitu sempurna

Meski mungkin sederhana
Ku harap menjadi indah
Walau rasa yang kuberi tak seharum melati
Sadarkan semua langkahku
Bila ku merasa jenuh
Coba terbang lebih tinggi
Terbang meninggalkanmu

Ku ingin menjadi bintang, yang bersinar terang
Selalu menerangi, hatimu yang sepi

Ku ingin menjadi mimpi, yang temani tidurmu
Memberikan kedamaian di setiap waktu

Ku ingin seperti hujan
Yang selalu membasahi
Hatimu yang gelisah dengan kesejukan

Ku ingin seperti pelangi, yang penuh warna warni
Mewarnai hidupmu dengan laguku

Meski mungkin sederhana
Ku harap menjadi indah
Walau rasa yang kuberi tak seharum melati
Bila ku mulai menjauh
Pegang erat sayapku ini
Jangan pernah lepaskan
Jangan pernah biarkan

Meski mungkin sederhana
Ku harap menjadi indah
Walau rasa yang kuberi tak seharum melati
Sadarkan semua langkahku
Bila ku merasa jenuh
Coba terbang lebih tinggi
Terbang meninggalkanmu

Selasa, 03 Juli 2018

Parikan Jowo


Esuk nyuling sore nyuling
Sing nyuling pengen maem bakso
Esuk eling sore yo eling
Sing dieling-eling ora rumongso

Ngisor cakruk enek wong topo
Sing topo jenenge Pak Jalal
Ternak manuk ora popo
Sing penting tetep halal

(Kapan isoh menghalal kan koe dek... padake panganan ono cap halal yow dek)
Ardi... ardi... rodo semlenget koe ki.

Santai intermezo.... ^_^

Balik maning yak....

Sore" ngeplek merpati
Ora lali tuku sate kelinci
Dadi guru kudu setiti
Ben murid e podo ngabekti

(Etok" aku guru ne... km murid e dek) :p

kopat kapit ngiwo nengen
kandha sengit jebul kangen
numpak taksi mudhun solo
ngomong benci jebul tresno

Tuku telo karo tempe
Ora lali komplit es e
Aku tresno karo kowe
Saiki lan selawase

(Maklum maem ku ger sering nek raja hek) ^_^
(Ora tau nek keee....eeffff....ccciiii)

Rodo wedi mergo ra wani
Arep mlayu abot le nyunggi
Rino wengi tansah tak impi
kapan cah Ayu kerso ngurusi

Nek pasar Wedi tuku manggis
budal nang pasar kulakan duku
rupamu ayu nek mesem manis
arep tak lamar dadi bojoku

Kue Bolu ketiban sapu
Cah ayu aku tresno sliramu
Iwak patin cacahe telu
dek ***** ,I lope you

Wayah wengi ngajari sinau
Sinau ne kui moco buku
Gandeng ngantuk tombo ne turu
Nice dream cah ayuuuu



Rabu, 20 Juni 2018

Salam Rindu

Saat bulan purnama bersinar
Terangi malamku teringat padamu
Dan kukirimkan salam tentang rasa rinduku
Bersama angin malam, kusetia menunggu
Mimpikan .. mimpikan aku, oh sayangku
Peluk erat hati ini dan jagalah selalu
Dan kan kudendangkan lagu ini untukmu
Dengarlah ...
Dengarlah ... sayang

Ingatlah saat kita bersama
Kau pegang tanganku, kutatap matamu
Semua terasa indah tak seorangpun mengganggu
Bersedih dan tertawa, kita tetap bersatu
Bintang benderang secerah hatiku
Yang selalu terbayang kekasihku sayang
Di setiap mimpimu ku kan selalu berdendang
Dengarlah ...
Dengarlah ... sayang

Reff :

Kuatkanlah dinding hati
Janji kita tak akan pernah terbagi
Biar malam terus berganti
Yakinlah kau tetap bungaku
Genggam erat hatiku ini
Kan kuciptakan damai untukmu
Biar bulan terus berlalu
Yakinlah kau tetap bungaku
Yakinlah kau tetap milikku
Yakinlah kau tetap bungaku
Sayangku ...

Senin, 18 Juni 2018

Sayang 3

ku teringat saat bersamamu
bercanda mesra bercumbu rayu
bercerita kita berdua
kenangan itu masih terasa

setahun sudah telah berlalu
pamitmu pergi tinggalkan aku
demi mengejar cita citamu
meski berat ku melepas kepergianmu

sayang aku kangen yang
suaramu candamu ceriamu
selalu terngiang di telingaku

sayang aku kangen yang
senyummu tingkahmu gayamu
selalu terbayang di mataku

sayang cepatlah kembali
di sini ku rindu menanti

ku teringat saat bersamamu
bercanda mesra bercumbu rayu
bercerita kita berdua
kenangan itu masih terasa

setahun sudah telah berlalu
pamitmu pergi tinggalkan aku
demi mengejar cita citamu
meski berat ku melepas kepergianmu

sayang aku kangen yang
suaramu candamu ceriamu
selalu terngiang di telingaku

sayang aku kangen yang
senyummu tingkahmu gayamu
selalu terbayang di mataku

sayang cepatlah kembali
di sini ku rindu menanti
sayang cepatlah kembali
di sini ku rindu menanti



Rabu, 30 Mei 2018

Film Kiamat Sudah Dekat

Aku termasuk penikmat film, terutama film-film jadul. Pas jaman kuliah dulu, aku pernah mengambil makul karya seni yang pada waktu itu disuruh bedah film. Matkul itu terkenal matkul seni yang susah-susah gampang sih, baik dari segi penalaran maupun dosennya di kampusku. Hehehe. Sejak mengambil matkul itu, aku jadi lebih peka dalam menonton film. Meski bukan ahlinya, boleh lah ya sekali kali aku mengulas tentang film disini 😀

Oke? Oke! Kita mulai saja…

Kiamat Sudah Dekat.... 

Tidak banyak film Indonesia religi yang benar-benar menyiratkan pesan Islam yang dalam. Apalagi genre religi romantis yang mewabah beberapa waktu lalu. Jauh sebelum Ayat-ayat Cinta yang dibesut dengan penuh sentuhan romantis-surealis (ini istilahku untuk menyebut kisah cinta di awang-awang, hehehe), ada satu film religi romantis yang sebenarnya lebih mudah ditangkap pesannya dan lebih dalam dari segi pemaknaan cintanya, yaitu film Kiamat Sudah Dekat yang dibintangi Andre ‘Stinky’ Taulany, Deddy Mizwar, dan Ayu Pratiwi. Film ini, dengan segala keterbatasannya dimana saat itu dakwah masih belum gencar seperti sekarang, sukses membuatku terharu biru dengan perjuangan Fandy si Rocker untuk bisa menikahi Sarah, si anak pak Haji. 😛
(Mirip sih dengan perjuangan ku mendapatkan cinta mu dengan syarat yang km ajukan)
Wkakaka....BAPER AGAIN

Tidak ada adegan yang cengeng, tidak ada adegan yang terlampau berlebihan walaupun ada adegan bunga mawar namun disajikan secara wajar dan semuanya memberi kesan yang dalam bagi sebuah film romantis. Dialog-dialognya tersaji dengan cerdas dan mengena, dan meski sangat kental dengan ‘mendakwahi’, tetapi cara penyampaiannya yang santai, fun dan cenderung slenge’an akan membuat penton sama sekali tidak merasa sedang digurui.

Tentunya bagi kamu yang pernah nonton film ini akan sepakat bahwa scene yang paling ‘dalem’ adalah ketika Fandy dan Sarah sama-sama bermunajat kepada Allah meminta untuk dipersatukan sebagai suami-istri. Fandy dengan segala kekurangannya sebagai muslim, menyadari betul hampir tidak mungkin mendapatkan Sarah yang solehah. Begitu juga Sarah yang termasuk gadis alim, teramat hati-hati meminta kepada Allah, bahwa meski Fandy terlihat seperti bukanlah sosok suami yang dapat menjadi imam yang tepat untuk dirinya, namun Sarah tulus mencintainya. Nih, coba kita simak cuplikan doanya Sarah.

“Ya Allah, sungguh hamba-Mu ini tidak mengerti, hamba-Mu yang bodoh. Tapi, aku ingin laki-laki itu yang menjadi suamiku ya Allah. Mohon dengan sangat, mohon dengan sangat, mohon dengan sangat…”

Nah, ada juga nih soundtrack yang menggetarkan dari lagu ini. Penuh dengan kepasrahan.

Ya Allah,

Aku ini insan yang kalah

Balutlah hatiku yang terbelah

Juga terpisah-pisah…

Ya Allah, hanya pada-Mu aku meminta

Dan hanya pada-Mu aku memohon

Mohon dengan sangat

Ya Allah, apa lagi yang salah dariku?

Bersujud ku mohon pada-Mu

Ampuni dosaku

 Ya Tuhanku . . .
Hanya Engkau yang dapat mengerti
Kesepian yang mencabik diri
Ku tak tahan lagi . . .

Ya Allah . . .
Jangan biarkan aku terpisah
Terjerat dalam pusaran rindu . . .
Rahasia kasih-Mu . . .

Ya Allah . . .
dia satu antara seribu . . .
Ku mohon jangan pisahkan aku . . .
Mohon dengan sangat . . .
Mohon dengan sangat . . .
Mohon dengan sangat . . .

(OST Kiamat Sudah Dekat)


Dalam film itu juga menceritakan tentang ilmu ikhlas yang harus Fandy pelajari... disitu Fandy mencoba mengikhlaskan wanita pujaan untuk bersatu dengan laki-laki yang ilmu agamanya lebih baik dari pada dia. Ternyata keikhlasan itulah yang bisa membawanya menuju cinta dek Sarah karena Pak Haji terharu dengan keikhlasan Fandy merelakan cintanya, sehingga memberi restu kepada Fandy mepersunting anak kesayangan pak Haji.

(Mirip sih dengan cerita cinta ku, cinta yang diperjuangan dengan syarat menuju kebaikan, mungkin bedanya kalau di film itu berakhir happy ending... tapi kalau cinta ku pada mu berakhir pada doa dalam hening)

Banyak pelajaran tentang cinta yang bisa kita petik dari film ini.  Bahwa cinta saja tak cukup untuk pernikahan. Seperti kata Umar bin Khattab “Celakalah kamu! Apakah kamu mengira untuk menikah hanya butuh cinta? Dimanakah ketakwaan dan rasa malu?”. Cinta yang hakiki di antara dua insan berlainan jenis, jauh di atas semua teori-teori sampah tentang cinta, sejatinya adalah triangle of love antara Sang Pencipta, dan kedua insan tersebut. Mereka saling mencintai karena Allah, dan cinta mereka berdua pada akhirnya ditujukan untuk Allah. Selamat menikmati pelajaran cinta dari film ini 😀


KADANG HIDUP TIDAK SEMANIS DRAMA FILM FTV... DAN TIDAK SEROMANTIS DRAMA KOREA HIHI.





Rabu, 23 Mei 2018

"My Love"



An empty street
An empty house
A hole inside my heart
I'm all alone
The rooms are getting smaller

I wonder how
I wonder why
I wonder where they are
The days we had
The songs we sang together

And all my love I'm holding on forever
Reaching for the love that seems so far

So I say a little prayer
And hope my dreams will take me there
Where the skies are blue to see you once again, my love
Over seas from coast to coast
To find the place I love the most
Where the fields are green to see you once again, my love

I try to read
I go to work
I'm laughing with my friends
But I can't stop
To keep myself from thinking, oh, no

I wonder how
I wonder why
I wonder where they are
The days we had
The songs we sang together

And all my love I'm holding on forever
Reaching for the love that seems so far

So I say a little prayer
And hope my dreams will take me there
Where the skies are blue to see you once again, my love
Over seas from coast to coast
To find the place I love the most
Where the fields are green to see you once again

To hold you in my arms
To promise you my love
To tell you from the heart
You're all I'm thinking of

Reaching for the love that seems so far

So, so I say a little prayer
And hope my dreams will take me there
Where the skies are blue to see you once again, my love
Over seas from coast to coast
To find the place I love the most
Where the fields are green to see you once again, my love

Say a little prayer
My sweet love
Dreams will take me there
Where the skies are blue to see you once again, oh, my love
Over seas from coast to coast
To find the place I love the most
Where the fields are green to see you once again, my love

I Have a Dream


I have a dream
A song to sing
To help me cope
With anything

If you see the wonder
Of a fairy tale
You can take the future
Even if you fail

I believe in angels
Something good in everything I see
I believe in angels
When I know the time is right for me

I'll cross the stream
I have a dream, oh yeah

I have a dream (I have a dream)
A fantasy (fantasy)
To help me through (help me through)
Reality (reality)
And my destination (destination)
Makes it worth the while (worth the while)
Pushing through the darkness (through the darkness)
Still another mile (another mile)

I believe in angels
Something good in everything I see
I believe in angels
When I know the time is right for me

I'll cross the stream (cross the stream)
I have a dream

I have a dream (oh yeah)
A song to sing (song to sing)
To help me cope
With anything

If you see the wonder (if you see the wonder)
Of a fairy tale (of a fairy tale)
You can take the future
Even if you fail

I believe in angels
Something good in everything I see
I believe in angels
When I know this time is right for me (right for me)

I'll cross the stream (cross the stream)
I have a dream (have a dream)
I'll cross the stream (cross the stream)
I have a dream



Selasa, 22 Mei 2018

Puisi dimalam hari

Jangan merasa paling diinginkan
Besok atau lusa bisa saja kau diabaikan

Jangan merasa paling dicintai
Besok atau lusa bisa saja kau dikhianati

Jangan karena kau berpikir dia mencintaimu seutuhnya
Maka kau bisa melukai seluruhnya

Jangan karena kau selalu dipedulikan
Maka kau seolah-olah sengaja mengabaikan

Jangan karena kau selalu dimengerti
Maka kau bebas melakukan salah kemudian mendapat empati

Jangan karena kau paham dia lemah
Maka kau terang-terangan sengaja membuatnya gundah

Jangan karena kau lebih mementingkan ego daripada isi hati
Sampai kau tak menyadari ada hati yang selalu menanti

Kadang kita terlalu banyak berpikir dan sedikit merasakan
Sampai kita lupa KEBAHAGIAAN itu dirasakan bukan dipikirkan

Anganku tak sesempit buku-buku jarimu
Anganku tak seindah taman diatas bahumu
Anganku tak seteduh pandangan matamu
Anganku tak seranum bibirmu
Anganku tak seluas semesta
Hanya sebatas ingin yang tertulis diaksara

Semesta memang sangat jujur
Ia memperlihatkan ku apa yang tak terlihat
Merasakan apa yang seharusnya tidak aku rasakan
Bernada sendu ia merindu
Tapi kamu harus tahu
Semesta tidak sebodoh itu dan bicara padaku
Dunia itu banyak yang palsu, janganlah tertunduk melulu



Minggu, 13 Mei 2018

Kembali Asing


Segala perih telah engkau usir ke pengungsian
Orang-orang berangkulan
Namun, satu-satu keasingan merasuk dalam dirimu
Engkau yang mengharapkan wafa ada pada tiang-tiang kehidupan, kini telah terkubur dalam semu

Pernah, kita sama-sama menyaksikan bocah-bocah menari di pelupuk bulan
Angin bergelayut di antara mata kita lalu pergi ke dahan-dahan
Kita tak pernah terbiasa dengan keramaian
Masing-masing kita saling mendekap pada kesunyian

Gemerlap adalah luka kita
Kita tak pernah bisa bersuka-ria seperti mereka
Pesta-pora apalagi
Karena kita adalah malam yang sunyi

Kutunggu bulan menggantung di balik jendela
Tak lama, engkau datang menyeret deraian luka
Suasana sunyi yang membuat kita terbiasa seketika semakin sendu
Tawa-tawa yang terpecah hanya tinggal masa lalu

Mengapa engkau memilih
jika akhirnya engkau harus menepi?
Kemudian, suaramu meneriaki dinding-dinding bisu
Yang tak ubahnya aku

Kulihat orang-orang menggenggam payung hitam
Meninggalkan derap langkah yang terasa muram
Pusara telah basah oleh isakmu yang kering
Namun, di sinilah pertemuan kita kembali asing

Kini, segala perih telah engkau usir ke pengungsian
Orang-orang berangkulan
Namun, satu-satu keasingan merasuk dalam dirimu lagi
Mengapa engkau memilih jika akhirnya engkau harus menepi?


KECEWA - BCL

Sedikit waktu yang kau miliki
Luangkanlah untukku
Harap secepatnya datangi aku
S’kali ini ku mohon padamu
Ada yang ingin ku sampaikan
Sempatkanlah…

Hampa kesal dan amarah
S’luruhnya ada dibenakku
Tandai seketika
Hati yang tak terbalas
Oleh cintamu…
Kuingin marah, melampiaskan tapi kuhanyalah sendiri disini
Ingin kutunjukkan pada siapa saja yang ada
Bahwa hatiku kecewa…
Sedetik menunggumu disini, s’perti seharian
Berkali kulihat jam ditangan
Demi membunuh waktu
Tak kulihat tanda kehadiranmu
Yang semakin meyakiniku
Kau tak datang

Hampa kesal dan amarah
S’luruhnya ada dibenakku
Tandai seketika
Hati yang tak terbalas
Oleh cintamu…
Kuingin marah, melampiaskan tapi kuhanyalah sendiri disini
Ingin kutunjukkan pada siapa saja yang ada
Bahwa hatiku kecewa…

Rabu, 02 Mei 2018

7 Zodiak yang Hobi Selingkuh


Setiap hubungan seharusnya memang harus selalu saling percaya dan terbuka. Hubungan yang sehat memang wajib menanamkan kedua hal ini. Sayangnya nggak semua pasangan bisa menerapkan ini, memang nggak gampang sih untuk percaya sama pasangan. Mungkin ada yang butuh waktu lama atau karena sudah pernah dicurangi makanya makin susah menaruh rasa percaya.

Apalagi kalau ternyata pasangan sudah pernah berselingkuh, rasanya pasti susah untuk percaya. Kadang kala pasti kamu penasaran dong dengan karakter pasanganmu. Apakah dia ada bakat-bakat untuk curang atau berselingkuh, nah salah satu cara mengetahuinya adalah dengan melihatnya dari zodiak. Zodiak ini biasanya punya karakter khas mulai dari kesehatan, keuangan, sampai percintaan. Khusus kali ini saya mencoba membahas zodiak-zodiak yang hobi selingkuh.

1. Pisces paling jago dalam urusan tikung menikung

Siapa nih yang setuju kalau pisces paling jago nikung, makanya jadi zodiak paling pertama yang masuk kategori tukang selingkuh. Pisces yang punya kepribadian supel ini memang sangat menarik perhatian lawan jenis. Makanya sering banget terlibat percintaan yang nggak biasa. Selain itu mereka ini juga punya impian atau fantasi sendiri makanya dia kadang nggak bakal betah kalau menjalin hubungan dan tahu itu jauh dari ekspektasinya. Dia ini juga paling jago bersilat lidah kalau sudah ketangkap basah selingkuh.

2. Virgo hobinya PHP dan nggak mau berkomitmen

Siapa nih yang sudah jadi korban PHP orang-orang virgo? Virgo ini memang asik banget untuk dijadikan teman makanya banyak juga yang salah sangka. Mungkin saat PDKT sudah yakin banget bakal jadi eh taunya si virgo ini cuma PHP aja. Apalagi virgo punya sifat perfeksionis jadi ya bisa aja deh dia mencari yang lebih baik di tempat lain. Apalagi dia juga paling nggak mau berkomitmen. 

3. Sagitarius sering pura-pura jadi korban 

Sagitarius paling gampang untuk pura-pura jadi kalau ketahuan selingkuh dia bisa saja nih malah akting jadi korban. Mereka juga nggak segan-segan untuk berbelok ke hati orang lain kalau dirasa pasangannya sudah nggak cocok lagi. Dia bakal berubah banget, jadi kalau sudah mendapati gelagat-gelagat aneh mending kamu wasapada aja ya! 

4. Aquarius si gampang bosenan 

Nah ini mungkin alasan paling klise saat orang ditanya kenapa selingkuh. Bosen sudah nggak ada lagi alasan lain dan biasanya Aquarius hobi banget ngomong ingin sendiri ke pasangannya. Sangking bosenannya dia bisa lho punya banyak cabang alis PDKT sama orang lain atau bahkan berselingkuh, untuk mengobati kebosanan hatinya.

5. Leo si paling mau dikejar

Cinta memang butuh pengorbanan nah kalau leo ini tipe orang yang senang banget kalau dikejar-kejar. Semakin ada orang yang terlihat lebih berjuang untuk mendapatkan hati leo dia bisa saja dengan enteng meninggalkan pasangannya. Jadi leo ini punya bakat selingkuh yang lumayan nih, apalagi kalau dilihat dari karakternya yang senang dikejar-kejar. 

6. Aries penyuka tantangan ya makanya coba-coba selingkuh

Aries ini memang punya jiwa bebas yang senang dengan tantangan baru. Sangkin senangnya sama tantangan dia nggak segan-segan untuk selingkuh! Mungkin dengan selingkih ia merasa lebih punya tantangan lebih ya. Mungkin banget nih aries punya banyak selingkuhan di berbagai tempat. 

7. Gemini fleksibel tapi suka ngeluhz

Gemini termasuk orang yang cukup luwes alias fleksibel tapi ya sering ngeluh. Sebenarnya sih dia bisa-bisa saja setia tapi karena dia suka ngeluh kadang dia butuh orang lain untuk mendengar keluh kesahnya ini. Kalau sudah ketemu orang yang bisa mendengarkan semua keluh kesahnya dia bisa saja berpaling dengan mudah.


Apakah zodiakmu ada di daftar zodiak yang hobi selingkuh? Atau jangan-jangan malah pasanganganmu nih yang ada di daftar ini? Sebenarnya karakter ini nggak sepenuhnya benar karena kembali lagi ke kepribadian orangnya ya. Tapi nggak ada salahnya untuk waspada kan GAES!

Artikel ini hanya untuk sharing aja ya gaes,,, klo pun salah mohon dimaklumi dan dimaafin yak!


........ SEE YOU LATER......











Senin, 30 April 2018

Puisi - Jikustik


aku yang pernah
engkau kuatkan
aku yang pernah
kau bangkitkan
aku yang pernah
kau beri rasa

saat ku terjaga hingga ku terlelap nanti
selama itu aku akan selalu mengingatmu

reff:
kapan lagi kutulis untukmu
tulisan tulisan indahku yang dulu
Pernah warnai dunia
puisi terindahku hanya untuk mu
mungkinkah kau kan kembali lagi
menemaniku menulis lagi
kita arungi bersama
puisi terindahku hanya untukmu

saat ku terjaga hingga ku terlelap nanti
selama itu aku akan selalu mengingatmu

kembali ke reff:
kapan lagi kutulis untukmu
tulisan tulisan indahku yang dulu
pernah warnai dunia
puisi terindahku hanya untuk mu
mungkinkah kau kan kembali lagi
menemaniku menulis lagi
kita arungi bersama
puisi terindahku hanya untukmu

Intro:
kapan lagi kutulis untukmu
tulisan tulisan indahku yang dulu
pernah warnai dunia
puisi terindahku hanya untuk mu
mungkinkah kau kan kembali lagi
menemaniku menulis lagi
kita arungi bersama
puisi terindahku hanya untukmu

Selasa, 17 April 2018

Apa kabarmu, CINTA? Apakah kita (tak pernah) ISTIMEWA?


Apa kabarmu, cinta?
Jika kau ingin tau.
Kabarku masih sama..
Tak ada yang baru dalam hidupku..
Masih dengan hobi lamaku, mencintaimu..
Mungkin aku memang dilahirkan dengan bakat ini, tak bisa berhenti mencintai hingga terluka sendiri dan perlahan mati..
Lalu bagaimana denganmu, cinta?
Masihkah dengan hobi lamamu, mencintainya tanpa ada habisnya?
Aku rasa kita memiliki bakat yang sama,
Mencintai hingga terluka sendiri kemudian perlahan mati..
Kita, dua jiwa yang terluka karena tak bisa menepikan cinta untuk berdamai dengan logika..
Kita, dua jiwa yang memandang ke arah berbeda, kemudian terluka.
Sementara aku mengatasnamakan cinta memandangmu,
Kau mengatasnamakan cinta memandangnya..
Cinta..
seharusnya aku melihatnya dengan cara yang sederhana, mengenakan logika tanpa embel harap apa-apa..

Kita hanya sebuah cerita yang ku kira istimewa,
Aku mewarnainya merah jambu,
namun kau mewarnainya abu-abu.

Kau membuatku percaya bahwa kita istimewa,
Semua tlah tertulis sempurna di setiap babnya
Sebelum kau pada akhirnya
Memalingkan wajah dan berhenti disitu,
Lalu angin berbisik padaku
Bahwa cerita ini hanya cerita biasa,
Tak pernah istimewa..

Aku pergi..

Ku kira segala kerinduan akan menghilang seiring titik embun yang berjatuhan dari wajahnya dedaunan..

Aku salah..

Aku bagai secangkir kopi hangat yang berharap menemanimu menuju pagi..
Namun kau membiarkanku dingin sendiri menyambut mentari..

Ternyata asaku bukan asamu,
Dan cerita kita tak pernah seistimewa itu...


Rabu, 11 April 2018

Lewat Mimpiku, Kita Bisa Bertemu



Hai kamu,.. wanita yang nyebelin tapi ngangenin. Tau gak kenapa nyebelin... karena kamu penuh teka-teki yang kadang sulit ku mengerti. Gak tau kenapa selalu aja ngangenin.. :P

Semoga kamu baik-baik saja dan selamat berakhir pekan bersama tugas-tugasmu di rumah, fokus saja aku gak akan mengganggu mu belajar jadi ibu yang baik :D. Salam sama ibu bapak mu (semoga jadi ibu bapak ku juga), semoga beliau sehat selalu. Aamiin.

Untuk mu yang mungkin tak pernah sempat dan tak pernah membaca tulisan ku ini, Izinkan aku menjadikan mu penyemangat untuk mengawali hari, tak ada yang bisa ku perbuat untuk mu selain berdoa agar kamu selalu sehat dan bahagia di sana.
bingung ngelesnya gimana lagi,, hahaha

Emm..kamu tau gak?
Beberapa kali aku selalu memimpikan kamu, aku gak tau kenapa bisa begitu. Mungkin untuk memimpikan kamu aja aku tak berhak, siapa sih aku? Seseorang yang gak penting buat mu. Tapi entah kenapa aku tetap aja menikmati bermimpi tentang mu, mungkin hanya dalam mimpilah aku bisa menikmati senyum mu terpancar untuk ku.

Ketika bermimpi, pikiran bawah sadar kita memperlihatkan bagaimana pikiran kita memahami dunia dalam bentuk konseptual. Pikiran tersebut memperlihatkan ketakutan dan keinginan kita, bahkan ketika kita tak menyangka akan melihatnya.

Ketika orang yang kita sukai atau seorang yang pernah hadir dalam mimpi mungkin kita mulai bertanya pada diri sendiri, kenapa ia hadir dalam mimpi kita.

Orang dalam Mimpi  Itu Memiliki Arti Penting


Saat kita memimpikan seorang yang dulu pernah kenal dengan kita atau mungkin teman masa kecil kita, bisa jadi sesorang tersebut memiliki arti penting dan kesan yang dalam bagi kita. Saat kita memimpikannya, akan lebih baik untuk fokus pada apa yang akan kita lakukan selanjutnya dan bukan sebatas pada mengapa kita memimpikannya.


Orang dalam Mimpi Itu adalah Sosok yang Ingin Anda Jadikan Pendamping


Oke, mungkin terkesan klise. Tapi bisa jadi sosok yang hadir dalam mimpi itu adalah sosok yang sebenarnya sangat ingin kita jadikan pendamping hidup kita. Apabila kita ingin benar-benar menjadikan sosok dalam mimpi itu sebagai sosok jodoh impian kita yang sebenarnya, segera lakukan sesuatu. Karena siapa tahu ternyata sosok itu ada di dekat kita dan bisa menjadi pelengkap kebahagiaan kita dengan berperan sebagai pendamping hidup di dunia nyata.
"Nothing is going to happen if you don’t pursue your dream love. But everything could happen if you do. 


Saat kita memimpikan seseorang, pasti ada sesuatu di baliknya, ada hal penting yang perlu kita ungkap dengan segera. Mungkin saja dia adalah jodoh yang sudah lama kita nantikan. Bisa jadi orang tersebut adalah figur sosok sempurna yang selama ini kita inginkan. Tapi jika masih terheran-heran dan tak bisa menemukan jawabannya, kita bisa coba bertanya langsung pada orang yang hadir dalam mimpi di dunia nyata. Bisa jadi dia yang memikirkan kita sehingga ia masuk ke dalam mimpi kita.

Mencintai mu adalah jalan panjang harus ku lalui, aku tak ingin lagi terburu-buru menyakinkan hati bahwa kamu adalah sejatiku. Aku takut tersesat pada keGE.ER an ku sendiri. Aku masih sibuk memantaskan diri ku, sebab aku tak setampan romeo, tak sealim Ali, tak setangguh Muhammad Ali. Aku tak punya apa-apa untuk kamu banggakan, bahkan aku pun tak tahu apa yang dapat kamu harapkan dari ku. Tapi jika saat ini ALLAH bertanya pada ku, siapa yang akan ku pilih untuk menemani ku membangun rumah tangga mulai dari bawah, aku akan menjawab "kamu".. iyaa kamu.. Kesederhanaan, kejujuran, dan ketulusan lah yang membuat ku yakin untuk menjalani kehidupan bersama mu.. Eyaaaaaaaaaaaaaa gomball.. haaha #plak.

Hanya rangkaian doa panjang yang ku panjatkan ke hadapan Tuhan, ku kirimkan doa dan sepatah namamu pada Nya, bukan maksud untuk meminta kamu bersanding bersama ku, hanya saja ku ingin yang terbaik bagi ku dan bagi mu, jika kita adalah pasangan yang terpisah agar dapat disatukan dalam ikatan yang indah, namun jika kamu tercipta bukan untuk ku, pasti kamu hadir di kehidupan ku untuk mengajarkan aku sesuatu.


"Haiiii Kamu,,, Makasih telah hadir di mimpi ku"










Senin, 09 April 2018

Berat Terasa Langkahku



Sebal rasanya kalau aku pamit dari rumahmu
Begitu berat kakiku ini untuk melangkah pulang
Kucoba berdiri dari dudukku sambil bersiap menhadapi rindu
Sejuta rasa gelisah didadaku ini sulit untuk terbilang

Pesonamu tinggalkan kesan mendalam
Kucoba menyimpannya dan kubawa diam-diam
Kubuka payung menahan hujan dan gelapnya malam
Semoga dirumah bisa segera terpejam

Hai embun... coba kita bisa bersama
Selalu melewati apapun berdua
Saat hati gundah gulana
Pasti kau tak membiarkanku sendirian dan merana

Tapi semua sudah berbeda
Sikapmu pun sudah tak lagi sama
Sudah datar dan hambar ku rasa
Tak sehangat biasanya

Perlahan lahan kulangkahkan kaki ini
Sukar sekali rasanya mendekat dengan bumi
Hanya satu yang ada di hatiku kini
Cinta yang selalu kubawa hanya untukmu akan kupenuhi

Biarlah hari ini ku sendiri
Biarlah kesunyian ini menemani
Biarlah tak akan kupaksakan diri
Untuk segera memilikimu sang bidadari

Bosan dengan semuanya
Bosan karena hanya selalu meminta
Bosan ku tak bisa memegang kuasa
Semoga rindu ini cepat pergi dan sirna

Sebenarnya aku ini beruntung
Masih punya cinta dan tak terkatung-katung
Sungguh aku ingin bersamamu
Selalu bisa berada disampingmu

Maafkan kata-kataku ini
Berharap kau disana juga menanti
Benarkah kau mengerti
Jangan hanya kau simpan didalam hati
Berilah perhatian tuk melegakan gelisah ini
Agar ku tak merasa SEPI dan SENDIRI


Minggu, 08 April 2018

Hanya Sesederhana itu..


Aku ingin menjadi masa depanmu..
Duduk menemaniku bersama secangkir kopi buatan mu
Aku ingin menjadi masa depanmu..
tertidur pulas di pangkuanmu setelah letih membanting tulangku
Aku ingin menjadi masa depanmu..
meletakkan kepalamu di bahuku,
menatap senja dari jendela nan syahdu.
Aku ingin menjadi masa depanmu..
Mengecup keningmu sebelum malam menyelimuti lelapku
Aku ingin menjadi masa depanmu..
Tertawa untuk setiap candamu dan memelukmu disetiap sedihmu.
Aku ingin menjadi masa depanmu..
Membisikkan kata cinta di telingamu setiap pagi,
Menyelipkan rasa rindu disaat aku pergi.
Aku ingin menjadi masa depanmu..
Menikmati metamorfosa menjadi renta hingga tutup usia.
Sambil mengingatkan untuk menuju jalan surgaNya
Aku ingin menjadi masa depanmu..
bersamamu tanpa spasi dan jeda,
tanpa titik dan koma.
Lihatlah, hanya sesederhana itu,
aku ingin menjadi masa depanmu

"CINTA KU SEDERHANA, NAMUN SYARAT MAKNA"


Kamis, 05 April 2018

HAMPA - Ari Lasso


Kupejamkan mata ini
Mencoba tuk melupakan
Segala kenangan indah
Tentang dirimu?
Tentang mimpiku

Semakin aku mencoba
Bayangmu semakin nyata
Merasuk hingga ke jiwa
Tuhan tolonglah...
Diriku

Reff :
Entah dimana?
Dirimu berada
Hampa terasa hidupku tanpa dirimu
Apakah disana kau rindukan aku
Seperti diriku yang slalu merindukanmu
Selalu merindukanmu

Tak bisa aku ingkari
Engkaulah satu-satunya
Yang bisa membuat jiwaku
Yang pernah mati, menjadi berarti

Namun kini kau menghilang
Bagaikan ditelan bumi
Tak pernahkah kau sadari
Arti cintamu?   Untukku.....

Back To : Reff

Entah dimana?
Dirimu berada
Hampa terasa hidupku tanpa dirimu
Apakah disana kau rindukan aku
Seperti diriku yang slalu merindukanmu
Selalu merindukanmu

Ooooo....

Entah dimana?
Dirimu berada
Hampa terasa hidupku tanpa dirimu
Apakah disana kau rindukan aku
Seperti diriku yang slalu merindukanmu
Selalu merindukanmu

Kamis, 29 Maret 2018

Mengistirahatkan Hati

Mungkin ini yang kau mau
Kita sama-sama mengistirahatkan hati
Aku tak mau memaksa Hati mu
Dari rasa sakit yang tak kunjung pergi

Aku sedang mengistirahatkan hati dan kepalaku
tidak ingin memikirkan apapun termasuk kamu ,
Kuletakkan semua harapan dan mimpiku 
Kubuang semua rasa cemburu ku
Dan ku kemas rapi rasa rindu dalam kalbu

Aku ingin memejam bersama sepi ,
biarkan sebentar saja seperti ini
Aku butuh lega berkali-kali
Untuk meyakinkan hadir mu dalam mimpi

Kadang aku lelah dan ingin menyerah
Dibawa takdir yang mengantarmu untuk tetap hadir atau menyingkir

Aku ingin berhenti menebak masa depan apa yang mungkin terukir
Aku ingin diam seperti guguran daun yang jatuh tertiup angin semilir

Aku pernah bertahan setengah mati untuknya
Aku pernah rela menahan sakit karenanya
Aku pernah meredakan ego agar bedamai dengan cintanya

Saat aku ingin sekali menjadi yg terbaik untuknya
Saat aku ingin sekali selalu bersamanya
Saat aku ingin sekali menjadi satu-satunya pilihannya
Ternyata dia belum mau terlepas dari kenangannya
Kenangan masa lalu yang mungkin amat pahit baginya

Janganlah kau jadikan semua itu penghalang
Karena cara terbaik menyambut yang datang
Dengan tidak membandingkan dengan yang telah hilang



Minggu, 25 Maret 2018

Say Hello Rindu, Say Goodbye Cemburu

Hai cemburu...

Sana kau menjauh dari ku.
Kenapa kau selalu mengikuti ku
Padahal aku ingin menjauh dari mu
Dan mengusir hadirmu dari hidupku

Tapi kenapa.....
Kau tetap saja ada
Padahal aku sudah melempar mu ke ujung cakrawala
Ku tenggelamkan kau di dasar samudra
Ku lelehkan kau bersama panasnya magma

Kenapa....
Kau malah melebur bersama hembusan angin
Menambah hari ku semakin dingin
Menahan rindu dan kecewa di dalam batin
Membendung diri dari rasa ingin

Rasanya pengen teriak dengan kencangnya
Biar kau tau,,,, hati ku menjerit dicambuk rindu yang mendera
Biar kau tau,,,,, hatiku meronta berkata kenapa bukan aku yang ada dihati dan pikirannya

Hai perasaan,
Rasanya sudah lama tak menengokmu.
Menengok dasar hati yang sudah terkubur
Perasaan cemburu yang menggebu,
Perasaan cemburu karena masa lalu, atau
Perasaan cemburu yang datang tanpa mengetuk dulu.

Hari ini aku menyapa lagi dirimu,,,
Ya, perasaan cemburu yang telah lama terkubur dan berlalu.
Sesak di dada menjadi pertanda kalau dirimu,
Masih tinggal didalam hati ku
Serta mengalir didalam denyut nadiku

Ya perasaan cemburu datang mengetuk kalbu
Mungkin bertambah sesak karena cinta ku
Tapi, ya sudahlah, bukankah kadang diriku memang merindukan perasaan itu,
Perasaan cemburu yang menggebu di kalbuku.

Wahai cemburu....
Aku pasrah dan menyerah
Kau menang... dan aku mengaku kalah




Jumat, 16 Maret 2018

Mengejar karir, tapi cinta tak terpikir



Sekarang banyak orang yang mementingkan karir dan melupakan cinta yang perlahan terkikir. Mereka terlalu sibuk dengan ambisi masing-masing. Mereka hanya fokus terhadap apa yang ingin ia capai dalam segi kecukupan materi, tapi mereka lupa akan orang-orang disekeliling mereka seperti ayah, ibu, saudara, suami/istri, anak, kerabat, dan teman" disekeliling mereka.

Tanpa disadari, orang yang haus akan materi.... sebenarnya mereka telah kehilangan harta yang paling berharga dalam hidupnya, yaitu kasih sayang orang-orang disekeliling mereka. Kita ambil contoh saja orang yang sudah sukses merantau kebanyakan akan enggan untuk meluangkan waktu banyak utk menjenguk orangtua mereka. Jangankan pulang menjenguk, sekedar menyapa orangtua dan kerabat mereka pun enggan.

Demi bekerja, kamu sering mengorbankan waktu dan momen kebersamaanmu dengan keluarga

Kesibukan pekerjaan seharusnya tak menjadikanmu jauh dari keluarga. Deadline tugas-tugas kantor hingga kewajiban lembur tak boleh menghalangimu berinteraksi dengan mereka. Sepulang kerja atau saat akhir pekan selayaknya jadi waktu yang bisa kamu habiskan bersama; sekadar mengobrol, makan bersama, jalan-jalan, atau pergi liburan.

Menyeimbangkan antara pekerjaan dan keluarga mungkin bukan perkara mudah. Tapi, ketika kamu berhasil memadukan kedunya, hidupmu sudah pasti jauh lebih indah. Bagaimanapun, pekerjaan dan keluarga adalah dua hal yang memang saling berkaitan. Pekerjaan mencukupkan kebutuhanmu, sedangkan keluarga yang selalu siap mendukungmu.


Padatnya rutinitas kerja membuat terlena, sampai-sampai kamu lupa memikirkan urusan hati dan cinta


Ada kalanya kamu terlalu sibuk dengan pekerjaan. Menghabiskan waktu dari pagi hingga malam hari di kantor. Kamu tak lagi sempat bergaul atau sekadar berkenalan dengan teman-teman lawan jenismu. Bahkan, kamu mulai berpikir bahwa menjadi single sudah cukup menyenangkan.

Meskipun banyak kebaikan yang bisa kamu dapatkan saat melajang, kamu tak boleh terjebak dalam kondisi itu. Hidup akan lebih layak dijalani saat kamu sudah menemukan belahan hati. Seseorang yang siap menemani atau sekadar diajak berbagi. Dia yang siap merangkul pundakmu atau menggenggam tanganmu agar kamu tak merasa lebih berarti. 

Jadikanlah pasangan mu sebagai penyemangat hidup mu, karena tak selamanya punya pasangan akan menghambat mu dalam berkarya. Janganlah kau sia-siakan mereka yang ingin dekat dengan mu, tetaplah buka hati dan pikiran, tapi jangan pula kau memberi harapan jika sebenarnya tak kau inginkan.

Urusan mengumpulkan pundi-pundi materi, membuat prioritasmu tak jelas lagi. 

Kamu kehilangan kendali atas hidupmu sendiri

Sebagai seorang profesional kamu wajib punya kemampuan mengatur waktu yang mumpuni. Hal ini penting selama kamu berharap punya kehidupan yang seimbang – bisa melakukan banyak hal yang kamu inginkan. Bagaimanapun, kamu punya kehidupan di luar pekerjaan: menekuni hobi, mengembangkan kemampuan diri, hingga merencanakan bisnis pribadi.

Belajarlah untuk bijak mengatur waktu; bangun pagi, tidur cukup, datang ke kantor tepat waktu, pun saat pulang kantor. Ketika akhir pekan tiba, pintar-pintarlah memanfaatkannya untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang memang kamu sukai. Jika bisa membagi waktu dan mengatur semua kegiatanmu dengan baik, hidupmu pun akan terasa “cukup”.

Atas nama pekerjaan, hubungan baik dengan teman juga sering kamu sepelekan

Yakinlah bahwa tanpa kehadiran teman-temanmu, hidup tak akan cukup menyenangkan untuk dijalani. Teman adalah mereka yang bisa membuatmu tertawa sambil sesekali memberimu nasihat-nasihat yang mencerahkan. Bersama mereka pulalah kamu bisa berbagi rahasia dan berkeluh kesah.

Pentingnya keberadaan teman menjadikanmu layak menjaga hubungan baik dengan mereka semua. Setidaknya, selalu luangkan waktu untuk bertemu, sekadar mengobrol sambil minum kopi atau jalan-jalan bersama. Meskipun sibuk, sedikit waktumu adalah wujud rasa pedulimu pada mereka yang kamu sebut sebagai teman.

Jangan sampai waktumu habis untuk bekerja. Perkara mencari uang tak boleh membuatmu lupa jadwal olahraga

Tak hanya kesehatan mental, kamu pun wajib menjaga kesehatan fisikmu. Agar tetap bugar dan sehat, tubuh butuh dilatih dengan aktivitas fisik secara rutin. Misalnya, kamu bisa memilih berbagai jenis olahraga; lari, berenang, bersepeda, dll. Selain tubuh jadi lebih sehat dan bugar, olahraga juga bermanfaat mengurangi stres dan depresi yang bisa kamu alami akibat pekerjaan.

Kerja keras dan giat bekerja sih boleh-boleh saja, tapi jangan lupa bahagia!

Semua yang disebutkan pada poin-poin di atas jelas menegaskan bahwa pekerjaanmu bukanlah yang utama. Di luar kantor yang setiap hari kerja kamu sambangi, banyak hal-hal lain yang tak kalah penting dalam hidupmu. Hal-hal itu pulalah yang membuatmu bisa merasakan kepuasan dalam hidup. Percayalah bahwa kamu berhak atas hidup yang memang ingin kamu jalani. Yang pasti, baik-baiklah memperlakukan dirimu sendiri; utamakan kebahagiaanmu, barulah membahagiakan semua orang.

Apakah saat ini kamu terlalu fokus pada pekerjaanmu dan mengabaikan hal-hal di atas? Jika iya, mulailah menyadarinya dan perlahan mengubah kebiasaanmu mulai sekarang, ya!




KAU AKAN LELAH KARENA MENCARI, 
DAN KAU AKAN BAHAGIA KARENA MENCINTAI




Minggu, 04 Maret 2018

Antara Senja dan Fajar

Kepada Senja, Aku Belajar Tentang Sebuah Kata “Rela”

Senja adalah sebuah pembatas antara siang dan malam.
Senja adalah pemisah, agar keduanya tidak berjumpa.
Senja, sebuah penanda berakhirnya cerita.
Hadirnya seperti sebuah kata pinta agar sang mentari segera menggelamkan dirinya. 
Membuat cahaya mentari itu meredup dan membiarkan awan menjadi penguasa sang langit.

Senja adalah satu dari titah-Nya, tak ada satupun yang dapat menolaknya. 
Bahkan senja itu sendiri pun harus menerima hadirnya bagai pengundang sang pelukis dunia yang namanya tersohor dimana-mana, yang mampu melukis warna sang langit berwarna jingga. 
Hingga setiap mata yang melihatnya pasti begitu terpesona.

1. Aku pernah membenci senja, karena setelahnya hanya akan ada kegelapan dimana-mana

Senja itu menjemput malam, dimana hanya ada gelap dan sunyi.
Dan aku membenci itu.

Jika disuruh memilih fajar atau senja, tentu aku akan memilih fajar. Kau tahu alasanku memilihnya? Fajar itu menjemput sang mentari. Dengan anggunnya sang mentari terbit dan menghangatkan langit. Menyinari sisa embun di pagi, mengisyaratkan pada seluruh isi semesta untuk segera memulai cerita. Tentu, semuanya terang, bercahaya dimana-mana, bahkan sekecil apapun celah dari ranting pohon yang saling menyilang akan tetap mendapat bias cahaya.

Terbitnya sang mentari, pertanda dimulainya sebuah hari yang baru. Segala canda tawa ceria anak manusia tak akan dapat tersembunyi di sana. Indah bukan?
Dan senja? Bukannya aku benci. Aku sedikit enggan memang dengan hadirnya. Mengisyaratkan berakhirnya sebuah cerita, menyisakan sunyi. Tidak ada cahaya yang begitu terang yang mampu menyinari bumi, hanya kelip lampu kecil yang seakan tak berarti. Tetap saja kegelapan pemenangnya, hawa dingin dan rasa sepi selalu hadir menemani. Menakutkan, mengharuskan cerita apapun harus tersimpan. Entah cinta atau luka, atau bisa jadi kenangan. Dan membiarkanya menjadi penghantar tidur atau pengisi sebuah mimpi. Hingga datang lagi yang ku tunggu, fajar yang menjemput terbitnya mentari esok hari.

2. Senja menyadarkanku, bahwa terang itu tak selalu menemani

Katakanlah, aku terlalu terlena.

Kamu adalah langitku. Langit yang selalu meneduhkanku, menemaniku kapanpun dan dimanapun aku berada. Langit biru yang selalu bisa menenangkan hatiku. Begitu seterusnya kamu jika cahaya selalu menerangi, akan selalu dapat kunikmati indahmu.

Namun hari tak selamanya siang. Aku terlalu nyaman hingga aku lupa jika malam pun akan datang. Senjalah yang menjadi penanda.

Katakan saja akulah mentari itu, yang jatuh cinta padamu hai....langit. Seperti titah Tuhan, ada mentari, ada pula sang rembulan. Aku melupakan kehadirannya yang meminta senja menjemputku. 
Ya, aku harus menenggelamkan diri agar sang rembulan dapat memikat sang langit, menunjukkan cahaya indahnya, rupa cantiknya, yang hadirnya selalu diiringi kelip bintang-bintang angkasa.

Seperti itulah aku dan kamu, aku yang terlena dan terlalu nyaman akan hadirmu yang sekian lama menjadi mimpiku. Aku memang tak lagi peduli pada apa-apa yang menggodaku. Tapi aku terlalu dangkal untuk mengerti, bahwa banyak pula yang menggodamu, menginginkan hadirmu. Dan kau peduli pada itu. Saat itulah kamu memilih pergi, seperti langit yang memilih rembulan daripada sang mentari.

3. Senja mengajariku menghargai rasa sunyi

Sekali lagi, senja adalah akhir dari sebuah hari, membuat apa-apa yang telah terjadi menjadi sebuah rangkaian cerita yang terususun rapi. Seperti puzzle yang harus dirangkai agar terbentuk rupa yang dapat dikenali, kisah-kisah dihari itu yang akan menjadi kenangan dikemudian hari.

Senja yang setelahnya tentu sang malam akan tiba. Sang langit tak lagi peduli pada mentari yang telah pergi, sebab ia hanya peduli pada perjumpaannya dengan sang rembulan. Walau begitu, senja tak pernah marah, ia hanya sunyi. Menyembunyikan segala ceritanya sendiri, etah bahagia atau luka.

Ya, dari senja itu aku belajar menghargai rasa sunyi dan sepi. Tidak selalu aku akan bersama orang yang kupilih. Tidak selalu orang yang kupilih juga memilihku. Terkadang Tuhan membuat apa-apa yang begitu kita sayang pergi, bukan karena Tuhan tak peduli. Bukan,,,,,Tuhan bahkan lebih peduli melebihi diri kita sendiri.

Pun dengan saat ini, Tuhan menghadiahkan kesendirian untukku, memberikan sebuah rasa sunyi agar aku menjenguk diri sendiri. Agar aku peduli dengan diri sendiri. Aku mungkin tak sadar, aku telah terlampau mengacuhkan diri sendiri karena sibuk membahagiakan orang lain, terlalu sibuk mengkhawatirkan orang lain. Orang lain yang tidak lain adalah kamu. Dan sekarang, aku berhentikan menyibukkan diri untukmu. Aku hanya akan peduli dengan diriku sendiri.

4. Dan senja membuatku mengerti arti sebuah kata “rela”


Seperti saat menemukan, kehilangan juga tak mungkin terelakkan
tanpa sebuah kata permisi
Bagaimanakah definisi yang tepat untuk senja? Mentari yang meninggalkan sang langit ataukah sang langit yang meninggalkannya demi sang rembulan? Mungkin yang tepat adalah bulanlah yang memisahkan mereka. Atau justru tidak pula semuanya? Semua hanya menjalankan titah-Nya tanpa penolakan dan tanpa negosiasi.

Mentari bahkan selalu kembali esok hari setelah kemarin menenggelamkan diri, seperti selalu bersedia memaafkan meski berulang kali terlukai.

Senja membuatku paham makna dari kata “rela”. Bahwa apa yang ada bersama dengan kita, tak mesti selamanya. Semua ada masanya. Tanpa kita duga, tanpa kita pinta, masa itu akan tiba dan tidaklah sedikitpun kita dapat menolaknya. Siap ataupun tidak, kita tidak bisa mengaturnya seperti yang kita harapkan.

Seperti saat sebuah cinta membuat detak jantungmu berdesir, begitupun ketika kecewa menyeruak dihatimu, membuat sayatan yang begitu pedih. Saat dihadapkan pada pertemuan, bisa jadi saat itu pula kita harus bersiap untuk kehilangan. Terkadang apa yang begitu kita jaga dan kita cintai adalah takdir orang lain. Dan senja membuatku paham apa itu rela. Dia yang selalu bersedia kembali meski terusir ribuan kali, ia menerima. Ia merelakan sang langit bersenandung dengan sang rembulan

Jika kelak kamu adalah takdirku, kamu pasti akan dikembalikan padaku dengan cara yang begitu istimewa. Jika tidak, disinilah aku belajar melepaskanmu, menenggelamkan segala angan dan harapanku atas kamu.

“Aku mencarimu, dan ternyata kamu di sini. Menunggu matahari menggelincirkan dirinya? Hm?? Aneh”
“Jika kamu kesini hanya untuk mengusir hati mu yang sepi, lebih baik kamu pergi. Bukankah kamu memang suka meninggalkanku pergi?”
“Maaf, aku merindukanmu. Tapi, dalam hati aku bertanya apakah ada aku di hati mu"
Haruskah aku menjawab pertanyaan konyol itu?
Yang jelas aku tak akan mungkin bisa menjawab... dari jawabannya ada di KAMU.

Sejak kamu meninggalkanku pergi tanpa sebuah kata permisi, sejak kamu hadirkan dia dalam hatimu sebagai penggantiku yang bahkan masih menjaga ketulusan yang kuperuntukkan hanya padamu. Sejak kamu tidak lagi menganggapku berarti.

Sebab setelah kamu memilihnya, Biarlah aku menguatkan hatiku yang telah menjadi perca ini. Jangan kau buat aku sendu oleh kata rindumu. Bukankah kamu adalah langit yang meminta sang mentari pergi agar bisa bersama dengan sang rembulan? Dan lihatlah, mentari ini selalu menuruti apa maumu, demi kebahagiaanmu. Biar ku simpan rasa dan rinduku sendiri dan peruntukkanlah cinta juga rindumu itu kepada pangeran bintang hati mu. Yang demi dia kamu mengganggapku tiada.

Bahagialah dengan apa yang kamu pilih, jangan lagi usik hatiku. Aku takut semua yang sudah tertata rapi, akan kembali tercerai berai lagi. Dan biarkan aku membahagiakan diriku dengan caraku sendiri. Aku tahu kata rindumu itu bukanlah berarti kamu ingin kembali. Atau lebih tepatnya, kamu hanya merasa sepi dengan hati mu sendiri? Terserahlah, aku tidak akan membalas setiap rasa sakit yang dari belatimu itu. Aku pun tidak akan berdoa agar karma segera menimpamu. Tidak, aku hanya punya cinta yang hanya bisa mendoakan kebahagiaanmu, bukan melukaimu. Karena dari dulu kebahagiaan mu adalah salah satu tujuan besar ku. Cukuplah aku serahkan segalanya pada Tuhan Yang Maha Tahu. Sebetapa banyaknya luka yang kamu beri, aku tetap berterimakasih pada Tuhan yang mengizinkan kita untuk pernah saling memiliki.

Banyak orang mengagumi senja, namun melupakan fajar.
Mereka bilang senja penuh pesona. menjadi obat pelepas lelah di penutup hari.
Namun sungguh, fajar tak kalah indahnya.
Jika senja menutup hari, maka fajar membuka hari.
Jika senja menutup lembaran cerita, maka fajar membuka lembaran cerita.
Jika senja menutup kesempatan, maka fajar membuka harapan.
Aku juga pengagum senja. tapi aku lebih menyukai fajar. Tak masalah antara keduanya kan  sama-sama ciptaan Tuhan :)

“Mengapa kamu lebih menyukai senja mungkin karena kamu belum melihat pesona dan keceriaan dari terbitnya matahari bersama embun pagi.”
Maka aku salut bagi para pengagum fajar. bagi mereka yang bermental tangguh untuk selalu bangun dipagi hari menyambut fajar. bagi mereka yang memiliki mimpi, untuk siap menyambut pagi hari. 



......I MISS U......


Kamis, 01 Maret 2018

Ingin sekali ku menyapa mu, tuk sekedar melapas rindu

Hai Rindu

Waktu itu ,,,,
aku ingin sekali menyapamu
melalui setetes air yang keluar dari mata sayuku
bagaimana kabar mu ?
sudahkah rinduku sampai kepadamu?
bahagiakah dirimu ?
beberapa ku dengar hujan begitu merdu,
kala menghampiri yang kalap karena merindu

karam tenggelam menghanyutkan rasa, kita manusia yang dikuasai semesta
Ku pikir jarak dan waktu membuat ku cukup untuk merindu
pernahkah kau ingin tau bagaimana kabar ku ?

bagaimana hati yang ku tinggali dulu, masihkah ada kenangan itu ?

dibawah lampu malam aku gerutu menanyakan apa arti rindu bagimu, dan kepada langit beserta isinya aku mengadukan ketiadaanmu.

Aku tau Tuhan punya skenario terbaik untukku tapi haruskah di dalamnya ada kita yang terpisah?
Yang ku tahu sekarang kau telah jauh tak terjangkau,
menciptakan rindu yang kian menggebu

Sedang apakah dirimu ?
masih ingatkah secangkir kopi yang rajin kau suguhkan untuk ku?
Karena aku berharap selalu
kau lah yang akan meyuguhkan kopi rindu  untuk menemani malam lelah ku

Sudah aku benamkan semua kisah kita berdua di tempat biasa kita bersua
bila rindu tak terbendung datanglah ke tempat itu dan putarlah memori kisah cinta kita.

Kau tentu tahu sudah ratusan malam kita berpisah,
sudah berapa lama semenjak kau usir aku dari sebuah kisah

Kau yg memaksa pergi,
walaupun rindu begitu menyiksa diri

Dan nanti jika sang rindu pulang, aku ingin kau masih mau bersiap menyambutku dengan senyum dan seduhan kopi rindu


Rabu, 21 Februari 2018

Lirik Lagu Sayang 2 (Nella Karisma)




cubo rungokno tembang kangenku iki
dewi asmoro tulung omongno, aku isih ngenteni
ombak segoro kok sajak ngelingake
nambahi kangenku soyo gedi nganti kepati-pati

andaikan sayangku sak iki isih ono ning kene
kita akan selalu memadu cinta
bungah ing atiku sepi ing atiku
hanya dalam mimpi

rino lan wengi moto iki angel diaremake
mung lam-laman esem lan manismu
kapan ku bertemu sak kedip ing moto
wes marem atiku

cubo rungokno tembang kangenku iki
dewi asmoro tulung omongno, aku isih ngenteni
ombak segoro kok sajak ngelingake
nambahi kangen ku soyo gedi nganti kepati-pati


andaikan sayangku sak iki isih ono ning kene
kita akan selalu memadu cinta
bungah ing atiku sepi ing atiku
hanya dalam mimpi

rino lan wengi moto iki angel diaremake
mung lam-laman esem lan manismu
kapan ku bertemu sak kedip ing moto
wes marem atiku

andaikan sayangku sak iki isih ono ning kene
kita akan selalu memadu cinta
bungah ing atiku sepi ing atiku
hanya dalam mimpi


rino lan wengi moto iki angel diaremake
mung lam-laman esem lan manismu
kapan ku bertemu sak kedip ing moto
wes marem atiku




LEWUNG - (Nella Karisma)

Dadi lewung atiku
Nalikane sepisan ketemu
Wong ayu dadi laku
Nggodha ati rinten siang dalu

Kinurban jiwo rogo
Ngundang roso tumetes sing kalbu
Lir nguyahi segoro
Datan biso ngluluhke atimu

Suwe nggonku ngenteni
Liwung ing atiku
Antuk jampi dadyo ati sawiji
Nadyan abot tak lakoni

Dadi lewung atiku
Nalikane sepisan ketemu
Wong ayu dadi laku
Nggodha ati rinten siang dalu

Kinurban jiwo rogo
Ngundang roso tumetes sing kalbu
Lir nguyahi segoro
Datan biso ngluluhke atimu

Suwe nggonku ngenteni
Liwung ing atiku
Antuk jampi dadyo ati sawiji
Nadyan abot tak lakoni

Sabdo pandhito ratu…
Mring sliramu dadyo ing sisihku…
Mugi gusti Illahi…
Tresnaku bakal ginowo mati…