Hai Rindu
Waktu itu ,,,,
aku ingin sekali menyapamu
melalui setetes air yang keluar dari mata sayuku
bagaimana kabar mu ?
sudahkah rinduku sampai kepadamu?
bahagiakah dirimu ?
beberapa ku dengar hujan begitu merdu,
kala menghampiri yang kalap karena merindu
karam tenggelam menghanyutkan rasa, kita manusia yang dikuasai semesta
Ku pikir jarak dan waktu membuat ku cukup untuk merindu
pernahkah kau ingin tau bagaimana kabar ku ?
bagaimana hati yang ku tinggali dulu, masihkah ada kenangan itu ?
dibawah lampu malam aku gerutu menanyakan apa arti rindu bagimu, dan kepada langit beserta isinya aku mengadukan ketiadaanmu.
Aku tau Tuhan punya skenario terbaik untukku tapi haruskah di dalamnya ada kita yang terpisah?
Yang ku tahu sekarang kau telah jauh tak terjangkau,
menciptakan rindu yang kian menggebu
Sedang apakah dirimu ?
masih ingatkah secangkir kopi yang rajin kau suguhkan untuk ku?
Karena aku berharap selalu
kau lah yang akan meyuguhkan kopi rindu untuk menemani malam lelah ku
Sudah aku benamkan semua kisah kita berdua di tempat biasa kita bersua
bila rindu tak terbendung datanglah ke tempat itu dan putarlah memori kisah cinta kita.
Kau tentu tahu sudah ratusan malam kita berpisah,
sudah berapa lama semenjak kau usir aku dari sebuah kisah
Kau yg memaksa pergi,
walaupun rindu begitu menyiksa diri
Dan nanti jika sang rindu pulang, aku ingin kau masih mau bersiap menyambutku dengan senyum dan seduhan kopi rindu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar