Kita sama-sama mengistirahatkan hati
Aku tak mau memaksa Hati mu
Dari rasa sakit yang tak kunjung pergi
Aku sedang mengistirahatkan hati dan kepalaku
tidak ingin memikirkan apapun termasuk kamu ,
Kuletakkan semua harapan dan mimpiku
tidak ingin memikirkan apapun termasuk kamu ,
Kuletakkan semua harapan dan mimpiku
Kubuang semua rasa cemburu ku
Dan ku kemas rapi rasa rindu dalam kalbu
Aku ingin memejam bersama sepi ,
biarkan sebentar saja seperti ini
Aku butuh lega berkali-kali
Untuk meyakinkan hadir mu dalam mimpi
Kadang aku lelah dan ingin menyerah
Dibawa takdir yang mengantarmu untuk tetap hadir atau menyingkir
Aku ingin berhenti menebak masa depan apa yang mungkin terukir
Aku ingin diam seperti guguran daun yang jatuh tertiup angin semilir
Aku pernah bertahan setengah mati untuknya
Aku pernah rela menahan sakit karenanya
Aku pernah meredakan ego agar bedamai dengan cintanya
Saat aku ingin sekali menjadi yg terbaik untuknya
Saat aku ingin sekali selalu bersamanya
Saat aku ingin sekali menjadi satu-satunya pilihannya
Ternyata dia belum mau terlepas dari kenangannya
Aku ingin memejam bersama sepi ,
biarkan sebentar saja seperti ini
Aku butuh lega berkali-kali
Untuk meyakinkan hadir mu dalam mimpi
Kadang aku lelah dan ingin menyerah
Dibawa takdir yang mengantarmu untuk tetap hadir atau menyingkir
Aku ingin berhenti menebak masa depan apa yang mungkin terukir
Aku ingin diam seperti guguran daun yang jatuh tertiup angin semilir
Aku pernah bertahan setengah mati untuknya
Aku pernah rela menahan sakit karenanya
Aku pernah meredakan ego agar bedamai dengan cintanya
Saat aku ingin sekali menjadi yg terbaik untuknya
Saat aku ingin sekali selalu bersamanya
Saat aku ingin sekali menjadi satu-satunya pilihannya
Ternyata dia belum mau terlepas dari kenangannya
Kenangan masa lalu yang mungkin amat pahit baginya
Janganlah kau jadikan semua itu penghalang
Karena cara terbaik menyambut yang datang
Dengan tidak membandingkan dengan yang telah hilang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar