Segala perih telah engkau usir ke pengungsian
Orang-orang berangkulan
Namun, satu-satu keasingan merasuk dalam dirimu
Engkau yang mengharapkan wafa ada pada tiang-tiang kehidupan, kini telah terkubur dalam semu
Pernah, kita sama-sama menyaksikan bocah-bocah menari di pelupuk bulan
Angin bergelayut di antara mata kita lalu pergi ke dahan-dahan
Kita tak pernah terbiasa dengan keramaian
Masing-masing kita saling mendekap pada kesunyian
Gemerlap adalah luka kita
Kita tak pernah bisa bersuka-ria seperti mereka
Pesta-pora apalagi
Karena kita adalah malam yang sunyi
Kutunggu bulan menggantung di balik jendela
Tak lama, engkau datang menyeret deraian luka
Suasana sunyi yang membuat kita terbiasa seketika semakin sendu
Tawa-tawa yang terpecah hanya tinggal masa lalu
Mengapa engkau memilih
jika akhirnya engkau harus menepi?
Kemudian, suaramu meneriaki dinding-dinding bisu
Yang tak ubahnya aku
Kulihat orang-orang menggenggam payung hitam
Meninggalkan derap langkah yang terasa muram
Pusara telah basah oleh isakmu yang kering
Namun, di sinilah pertemuan kita kembali asing
Kini, segala perih telah engkau usir ke pengungsian
Orang-orang berangkulan
Namun, satu-satu keasingan merasuk dalam dirimu lagi
Mengapa engkau memilih jika akhirnya engkau harus menepi?
Pesta-pora apalagi
Karena kita adalah malam yang sunyi
Kutunggu bulan menggantung di balik jendela
Tak lama, engkau datang menyeret deraian luka
Suasana sunyi yang membuat kita terbiasa seketika semakin sendu
Tawa-tawa yang terpecah hanya tinggal masa lalu
Mengapa engkau memilih
jika akhirnya engkau harus menepi?
Kemudian, suaramu meneriaki dinding-dinding bisu
Yang tak ubahnya aku
Kulihat orang-orang menggenggam payung hitam
Meninggalkan derap langkah yang terasa muram
Pusara telah basah oleh isakmu yang kering
Namun, di sinilah pertemuan kita kembali asing
Kini, segala perih telah engkau usir ke pengungsian
Orang-orang berangkulan
Namun, satu-satu keasingan merasuk dalam dirimu lagi
Mengapa engkau memilih jika akhirnya engkau harus menepi?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar