Senin, 03 September 2018

Lukisan Perasaan


Lukisan indah lembaran hatiku
Tertulis tinta emas namamu
Diantara belahan hati cintaku
Bersemayan abadi di sanubariku

Andai bisa kau lihat jantungku
Berdetak lebih cepat saat menatapmu
Kerinduan hati selalu menemaniku
Berdo'a untukmu menghibur hatiku

Lara hati ku simpan rapi
Mengembara angan sebatas mimpi
Mungkinkah suatu saat akan menepi
Ku tunggu keajaiban dunia ini

Kehidupan dunia begitu indah
Perjalanan panjang menggapai anugrah
Cinta kasih ALLAH sebagai keyakinan
Butiran debu menjadi intan berlian

Aku adalah manusia
Aku adalah jasad yang berjiwa
Aku adalah satu nuansa
Yang sarat dengan aneka rasa
Aneka rona bisa tercipta

Aku adalah jiwa
Yang kadang dipenuhi kegelisahan
Aku adalah puisi
Yang menyanyikan nada kegundahan

Aku juga lukisan
Jiwa yang penuh oleh warna ceria
Aku juga berbingkai romansa
Lukisan warna-warna cinta,
Aku punya nuansa kelembutan
Namun juga nuansa kejenuhan

Kan ku lukis senyuman manis itu
Pun kejora dalam indah tatapanmu
Yang terbias bayang samar
Hingga tak lagi kurabai buaian netra

Garis-garis halus pemisah ranah
Kan ku hapus hingga punah
Ku ganti dengan rona lembayung senja
Hingga indah tercipta di kanvas nyata

Dalam lekukan geliat warna
Bersama meniti indah mega jingga
Cinta berkidung bersama senyummu
Rindu menari bersama tatapanmu

Bukan karena aku banyak omong
Apalagi mengumbar kata bohong
Merangkai kata salah satu hobiku
Menjadikan syair indah harapanku

Apalah arti keindahan tanpa kiasan
Cinta terasa hambar tanpa dijabarkan
Cakrawala membisu tanpa perumpamaan
Hati akan membeku tanpa diungkapkan




Tidak ada komentar:

Posting Komentar