Cinta berawal dari sebuah pandangan
lalu hinggap dan merasuk jauh ke perasaan
tapi kenapa cinta seperti sebuah misteri
dan sampai kini akupun tak mengerti
Jangan buang waktu yg ada
Apabila kau menganggap hanya sia-sia
Jangan pernah beritahu siapa dirimu
Karena memang rasa itu untuk ku
Cinta,,, bukan tak ingin kupertahankan
sayang,,, bukan ingin ku lepaskan
aku tentu terluka
aku pun tentu tak rela
tapi biarlah ku yang mengalah
bukan ku pengecut atau takut
tapi karna sayang ku karena Allah
bukan sekedar pemanis bibir dan mulut
Kau seperti bayangan tubuhku
dimana raga ini ada slalu menemaniku
tapi ku tak tau siapa kamu
dan apa alasanmu melakukan itu
Siapakah kamu sang gadis misteri
adakah yg kau minta dari si penyendiri ini
jelaskan.. jelaskan....
jangan kau diam dan cuma jadi bayangku saja
Walau kau tak kumiliki
cinta mu telah kumiliki
raga hanya semetara
keabadian adalah yang utama
Tak semua cinta harus terwujud nyata
takdir tlah bicara lain tuk kita
Musim berganti waktu pun mengikuti
Perlahan tapi pasti
Ku tak pernah menyadari
Cinta yg ku yakini akhirnya perlahan pergi
Aku selalu tersenyum
Itu cara ku untuk menutupi hati yang murung
Aku pun selalu tertawa
Itu cara ku untuk sembunyi dari sebuah luka
Biarkan masa lalu terhempas sang bayu
Biarkan kau jadi cerita dalam sepenggal kisah ku
Rasa manis terlempar irama merengang terdengar samar
Nyaring kicau burung mengema di balik tirai tertutup kamar..
Pada kehampaan tirani yg ku hakimi
Ketika sunyi terbias dari megahnya pelangi
Sinar ketakutan ku pun mulai mengikis menghujam jeruji..
Samar nada indah suara mu semukan bayang keadilan akan cinta
Raut wajah mu tepiskan meredam menghakimi rindu ku dalam nyata
Berharap ku akan terjaga dari lelap buaian akan rasa..
Ternyata semua itu hanya sia-sia
Hanya celoteh luka yg membungkam nada..
Seiring jalannya waktu benalu
Menyelubung sukma ku
Rasa itu pun melesat cepat seakan musnah ditelan bayu
Rindu itu pun yg tiap saat menderu serasa tak surut menyerbu
EMbun pagi ku...
Jika km mencintai dia..
Ku ikhlas menerimanya..
Ku ingin km menjadi insan yg memegang keteguhan
Kau sudah memberikan Dia segumpal harapan
Biarkan kau jadi cerita dalam sepenggal kisah ku
Rasa manis terlempar irama merengang terdengar samar
Nyaring kicau burung mengema di balik tirai tertutup kamar..
Pada kehampaan tirani yg ku hakimi
Ketika sunyi terbias dari megahnya pelangi
Sinar ketakutan ku pun mulai mengikis menghujam jeruji..
Samar nada indah suara mu semukan bayang keadilan akan cinta
Raut wajah mu tepiskan meredam menghakimi rindu ku dalam nyata
Berharap ku akan terjaga dari lelap buaian akan rasa..
Ternyata semua itu hanya sia-sia
Hanya celoteh luka yg membungkam nada..
Seiring jalannya waktu benalu
Menyelubung sukma ku
Rasa itu pun melesat cepat seakan musnah ditelan bayu
Rindu itu pun yg tiap saat menderu serasa tak surut menyerbu
EMbun pagi ku...
Jika km mencintai dia..
Ku ikhlas menerimanya..
Ku ingin km menjadi insan yg memegang keteguhan
Kau sudah memberikan Dia segumpal harapan
Kau sudah memberi Dia tangkai ikatan penantian
Aku gak mau kamu menjadi seorang pecundang
Yang hanya memainkan perasaan...
Aku gak mau kamu menjadi seorang pecundang
Yang hanya memainkan perasaan...
Maafkan diri ini yg telah gagal menjaga mu
Maafkan hati ini yg telah mengganggu hubungan kamu
Maafkan rasa ini yg telah lancang mencintai mu..
Aku hanyalah coretan usang
Yang tak pantas kau sayang
Aku hanyalah sebuah ilalang
Yang menanti hujan...
Menunggu keajaiban...
Meraih bintang..
Mustahil dapat ku gapai
Semuanya tlah terbengkalai
Sementara guratan lukisan trus terbingkai
Menjerat langkah ku tuk mengapai mahligai..
Maafkan hati ini yg telah mengganggu hubungan kamu
Maafkan rasa ini yg telah lancang mencintai mu..
Aku hanyalah coretan usang
Yang tak pantas kau sayang
Aku hanyalah sebuah ilalang
Yang menanti hujan...
Menunggu keajaiban...
Meraih bintang..
Mustahil dapat ku gapai
Semuanya tlah terbengkalai
Sementara guratan lukisan trus terbingkai
Menjerat langkah ku tuk mengapai mahligai..
Jangan menjauhkan langkah, jika hati mu masih ingin dekat tuk singgah.
Sebab yang terlanjur pergi, tak selalu disediakan tempat untuk kembali.
Pada akhirnya kita akan mengerti
Bahwa jodoh bukan tentang yang terbaik
Tetapi yang menerima kita dengan baik
Hanya Satu doa ku
Sebab yang terlanjur pergi, tak selalu disediakan tempat untuk kembali.
Pada akhirnya kita akan mengerti
Bahwa jodoh bukan tentang yang terbaik
Tetapi yang menerima kita dengan baik
Hanya Satu doa ku
Semoga kau bisa bahagia dengan pilihan hati mu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar