Selasa, 23 Februari 2021

Cinta Pertama (mungkin) Abadi Selamanya


Deburan ombak membisik di pantai
Pusaran riak menari di permukaan laut
Gemuruh sejuta rasa bergetar di hati
Rindu bergelombang jiwa terpaut


Netra bertatap hadirkan pijaran cinta
Birunya langit berpadu warna hijau merona
Satukan jiwa di garis rasa
Mengalirkan debaran rindu di dada


Palung jiwa bertabur bunga
Pertama kurasakan detak cinta
Kulabuhkan hati pada satu dermaga
Kaulah belahan jiwa yang teristimewa


Terumbu karang berhias ikan menari lincah
Setia mendekap cinta takkan terpisah
Kulekatkan gesekan namamu di hati
Angan cinta pernah melambung tinggi


Masih ingatkah akan kisah kita
Kita selalu bersama di waktu remaja
Sekolah menyatukan cinta
Cinta pertama (mungkin) tak akan terlupa


Wajah-wajah penuh canda tawa
Tawa canda kala berboncengan naik sepeda
Sepeda renta yang selalu kita bawa waktu senja
Senja mengecup jalanan yang kita lewati berdua


Tak sengaja ku tangkap bayangmu
Setelah sekian usang berlalu
Sejak kamu pergi menghilang
Tapi kenangan tak semudah itu terbuang


Banyak purnama tlah terlewati
Episode itupun terlampaui
Masa putih abu - abu
Dimana kita pertama bertemu


Masih ingatkah ketika pertama kau sapa aku
Kita begitu lugu, naif dan malu
Saling mencuri pandang
Dan jantung kita berdetak kencang


Bahkan ketika cinta menyapa
Kau tuliskan dipucuk surat cinta
Bersampul merah jambu
Dalam untaian diksi indahmu
Terselip dibuku paketmu
Kita masih juga naif malu


Hari selalu penuh warna
Dihiasi Cemburu dan canda
PR matematika, fisika dan kimia
Yang biasa jadi momok siswa
Jadi alasan utk dipecahkan berdua
Lenyap semua gulana
Bila sosokmu tertangkap netra


Bangku kelas dari kayu
Kini jadi saksi bisu
Cerita kita dulu
Dimasa putih abu-abu


Namun, sekarang kisah indah kita telah sirna
Sirna tertelan masa
Masa sampai umur telah berganti masa dewasa
Tapi cinta pertama (mungkin) abadi selamanya


Walau kita tak bersatu
Cinta pertama abadi dalam kalbu
Kenangan itu tak kan mati
Tersimpan rapi di lembar memori




Tidak ada komentar:

Posting Komentar