Sabtu, 24 Agustus 2019

Lamunan Rembulan


Sorot padang rembulan
Mencegatku ditengah jalan
Ketika menuju arah kepulangan
Aku dikepung keping kenangan

Tega kau sabotase langit ditengah malam
Sampai tak ada ruang lagi gemerlap bintang
Rona wajahmu nan berkilau bagai pualam
Retas lagi memori yang sedang aku buang

Tarikan kuda besi melambat
Seiring otak mulai kembali mengingat
Yang demikian bulat
Adalah matamu dengan iris agak cokelat

Bagaimana bisa?
Harusku hapuskan namamu dihati
Sedangku telah terbiasa nikmati
Setiap abjad yang menyusun namamu dalam sanubari

Bagaimana bisa?
Ku tepiskan deratan aksara pada jiwa
Karenanya hasrat tak pernah letih bergelora
Sedangku tak pernah bisa beralih dan berlalu
ketika goresan nan lembut melukiskan adamu

Bagaimana bisa?
Ku tangguhkan nada-nada asmara
Merdu bersanandung dalam palung jiwa
Ketika lirik yang terangkai olehnya
Berkisah tentang cerita cinta kita

Bagaimana bisa?
Ku simpan derai airmata yang jatuh perlahan
Pun isak tangis dalam jiwa tak sanggup tertahan
Ketika rindu tak pernah sedikitpun melepas pelukan

Ada lembah bersembunyi di balik bukit
Bukit bersembunyi di balik hutan
Dari kejauhan aku berteriak menjerit
Penuh cemas berbuntut ketakutan

Aku sepi, dingin dan lapar
Bernyanyi lirih lagu-lagu sendu
Dinding hati yang kokoh turut bergetar
Merasa sedih tercabik rindu

Tak peduli hari yang terus berlalu
Kini telah tiba hari-hari yang ku tunggu
Ini tanganku terbuka lebar untukmu
Kemarilah, datanglah dan mendekatlah padaku

Aku saat ini berlimpahkan alasan-alasan
Untuk memujimu, untuk menyanjungmu
Cukup tepat bila kau pantang terlewatkan
Tuhan itu baik, memilih dirimu dan mengirimnya untukku

Kalimat terdengar bagai syair dari surga
Hadir sebagai penyempurnaku di alam raya
Kini aku tak ragu dalam kebimbangan
Tepatlah kau sang bidadari penabur ketenangan

Seandainya saja ada kata yang lebih mulia dari cinta
Bila saja ada kata yang lebih agung dari sayang
Tentu kaulah yang patut memperolehnya
Kemarilah dan biarkan aku menjadi imam mu

"TIADA KATA SEINDAH DOA"
"TIADA SYAIR SEINDAH DZIKIR"



Senin, 27 Mei 2019

Purnama Penuh Pesona



Berawal dari tatapan mata
Yang tak pernah kusangka
Tumbuh menjadi rasa suka
Berawal dari sapaan yang biasa saja
Kini tumbuh menjadi satu jiwa
Yang membuat kita selalu bahagia

Tak terasa entah berapa tahun lamanya
Kita berbahagia, 
melewati pahit manisnya cobaan di dalamnya

Terimakasih bidadari
Kau tetap setia pada hati 
Ingin selalu bersama denganmu sampai nanti
Semoga ikatan kita akan selalu terjaga
Hingga restu semesta iringi langkah kita

Wanita disana
Indah rupawan penuh pesona
Berkerudung abu abu
Bagai purnama yang menyinari malamku

Bahagia ku rasa..
Saat ku lihat kau tersenyum ceria
Walau hanya sekejap mata
Tetapi bagiku itu sangatlah berharga

Tetaplah disitu
Terangi hatiku
Tetaplah menjadi purnama
Yang selalu menyinari indahnya
Malam yang ku punya

Bila kehadiran embun menyejukan suasana pagi
Tentu hadirmu menyejukan suasana hati
Bila sang mentari hadir menyinari bumi
Tentu kaulah yang selalu hadir melengkapi
Menyinari hari menyambut pagi

Kau bagaikan udara
Jika kau tiada ...
Mungkin semua rasapun akan binasa
Cantikmu bagai purnama
Yang menyinari senja walau hanya sementara
Dan aku akan tetap menjadi sang pujangga
Menjaga cinta agar terus tumbuh bersahaja

Wanita cantik disana
Indah rupawan penuh pesona
Berwajah jelita, berakhlak mulia

Sungguh..
Kaulah permata yang selalu berkilau
Mata itu seakan merayu
 Bila kau menatapku
Ku rindu bila semalam tak bertemu
Senyummu bagai rembulan
Bersinar terang di bulan ramadhan


Wahai kekasihku
Tetaplah bersamaku
Karena ku akan selalu menemanimu
Menantimu di malam bulan penuh rindu

"Hati Yang Diam Menanti"


Sabtu, 11 Mei 2019

Salah itu wajar, mimpi harus tetap kau kejar

Tinggal duka tinggal nestapa
Hidup sangat berharga
Jangan patah cinta
Jangan karena kecewa

Kesempatan hanya datang sekali
sedetikpun begitu berarti
Segera bangkit mulai lagi
Meraih asa menggapai mimpi

Biar salah terbuang
Biar salah tak terulang
Mari kita tegak perbaiki diri
Demi hidup madani

Tak usah mengeluh celaka
Tak usah mengeluh kegagalan yang ada
Perjalanan penuh warna
Hadapi dengan suka cita

Sambut hari tanpa perlu berlari
Anggap dunia tak bertepi
Hadapi dengan berani
Jangan menyerah atau menyesali

Tinggal semua yang lalu
Mari jejaki langkah baru
Lembar semangat baru
Agar terjaga masa depanmu

Kicauan burung dipagi hari
bak penyejuk hati
Seakan bersenandung merdu
Raga pun terisi semangat baru
Yang dulu sempat pupus ditelan waktu

Bahagia …
Itu yang kini kurasa
Menyempurnakan diri 
Dalam dalam jiwa yang suci
Menyatu dengan beningnya embun pagi
ketika matahari mulai terbit lagi

Semangat pagi... embun pagi....



Senin, 29 April 2019

Membohongi Hati



Jatuh cinta, hanya dua kata namun kompleks terasa.
Mungkin aku termasuk satu dari sekian yang sulit tuk menjatuhkan hati,
pada siapapun.
Mungkin...
Namun satu yang harus kau ketahui. 
Aku mungkin memang sulit jatuh cinta, 
tapi perasaan ini sungguh apa adanya. 

Jangan kau kira sajak dan puisi ini hanyalah pemanis kata, 
karena aku tak pernah main-main jika menyangkut rasa.

Jika ada sesuatu tertuliskan dalam bait-bait sajakku, 
mungkin sesuatu itu memang berarti untukku. 

Setidaknya memiliki ruang tersendiri dalam pikiranku, 
sebuah ruang yang selalu ku datangi sebagai rumah tatkala penat menggelayuti waktu. 

Ruang hatiku..

Hanya di sanalah kau dapat menemui setumpuk sajak-sajak yang hampir usang,
lembaran-lembaran puisi yang berserakan,
berbagai coretan dan sketsa lukisan,
atau mungkin saja terdapat bayanganmu yg tak mau hilang dari ingatan

Entahlah, terkadang aku berpikir mungkin saja Tuhan sedang mengujiku..
Untuk meruntuhkan ikrarku yang tak akan jatuh hati pada mu.
Terkadang perihal hati bisa sekeras kepala itu bukan? 
Begitu pula perihal kata, 
tak mudah untukku menuangkan rasa dalam kata yang terabadikan dalam sebuah tulisan tersirat makna
Dan kehadiranmu benar-benar sebuah ujian, untukku..

Selamat pagi, kamu..

Selasa, 05 Februari 2019

PERIH

Saat airmata
Membasahi bumi
Yang tak akan bisa
Menghapus sang pedih

Aku pun tak bisa
Saat kau meminta
Tuk bangkitkan lagi
Yang tlah lama mati

Biarlah
Biarlah semua
Berlalu
Seperti waktu
Dan kini
Hadapi semua
Walaupun itu perih

Ini bukan akhir dunia
Dan bukan segalanya
Janganlah berhenti
Sampai akhir nanti

Biarlah
Biarlah semua
Berlalu
Seperti waktu
Dan kini
Hadapi semua
Walaupun itu perih

Tak usah kau sesali
Dan tak perlu kau tangisi
Semuanya kan pergi
Walau tinggalkan perih

Biarlah
Biarlah semua
Berlalu
Seperti waktu
Dan kini
Hadapi semua
Walaupun itu perih

Walaupun itu perih...

Walaupun itu perih....

Walaupun itu perih...

Walaupun itu perih...



Jumat, 01 Februari 2019

Semua Akan (P)Indah Pada Waktunya ^_^

Terlihat senyuman indah itu
Terasa berdebar tak menetu
Benarkah ku jatuh hati lagi
Atau hanyalah rasa kagum ini

Telah lama ku menafsirkan semua
Tentang rasa yang kini ku rasa
Mengganti cinta yang dulu pergi
Mengejar cinta sang ksatria hati

Kini … cinta baru mulai datang
Mengganti cinta lama yang telah usang
Salahkah bila hati ini berpindah
Bersama membangun masa depan cerah

Maaf… maaf bila kau melukaimu
Dan maaf bila ku tak bisa bersamamau
Kini, dirinya datang membawa kisah baru
Dia masa depan ku, dan kau masa lalu

Untuk mu yg kini tinggal dihati
Terimakasih atas cinta yang kau beri
Atas kasih sayang yang kau miliki
Atas kenyaman di hati ini
Dan atas Rindu yang kau beri

-Bidadari Hati-




Rabu, 30 Januari 2019

Puisi Hilang

Sesuatu harus ku relakan pergi
Tak ada yang mesti ku nanti lagi
Sebab ada yang tak selalu dua sisi
Karna waktu terus berjalan berganti

Lepas.......
Lepas dari angan

Terbang....
Terbang dalam kenang

Hilang.....
Hilang dalam bayang

Titik-titik kehilangan temu
Hati tak temu bahasa kalbu
Jalan-jalan kehilangan kaki
Mata-mata kehilangan hati

Andai masih bisa ku raba
Kekosongan di bawah tanda tanya
Lebih mirip hati yang hampa
Ibarat tanya tanpa jawabnya

Sebelah hatiku berlari
Diantara langkah kaki anak-anak
Yang telah menyatu dihati
Bersama jantung yang berdetak

Sampai senja mencapai batas usia
Jemariku berdansa diujung pena
Melukis semua resah dalam aksara
Memandang luka dengan air mata

-SIAP MENYAMBUT HATI YANG BARU-