Senin, 27 Mei 2019

Purnama Penuh Pesona



Berawal dari tatapan mata
Yang tak pernah kusangka
Tumbuh menjadi rasa suka
Berawal dari sapaan yang biasa saja
Kini tumbuh menjadi satu jiwa
Yang membuat kita selalu bahagia

Tak terasa entah berapa tahun lamanya
Kita berbahagia, 
melewati pahit manisnya cobaan di dalamnya

Terimakasih bidadari
Kau tetap setia pada hati 
Ingin selalu bersama denganmu sampai nanti
Semoga ikatan kita akan selalu terjaga
Hingga restu semesta iringi langkah kita

Wanita disana
Indah rupawan penuh pesona
Berkerudung abu abu
Bagai purnama yang menyinari malamku

Bahagia ku rasa..
Saat ku lihat kau tersenyum ceria
Walau hanya sekejap mata
Tetapi bagiku itu sangatlah berharga

Tetaplah disitu
Terangi hatiku
Tetaplah menjadi purnama
Yang selalu menyinari indahnya
Malam yang ku punya

Bila kehadiran embun menyejukan suasana pagi
Tentu hadirmu menyejukan suasana hati
Bila sang mentari hadir menyinari bumi
Tentu kaulah yang selalu hadir melengkapi
Menyinari hari menyambut pagi

Kau bagaikan udara
Jika kau tiada ...
Mungkin semua rasapun akan binasa
Cantikmu bagai purnama
Yang menyinari senja walau hanya sementara
Dan aku akan tetap menjadi sang pujangga
Menjaga cinta agar terus tumbuh bersahaja

Wanita cantik disana
Indah rupawan penuh pesona
Berwajah jelita, berakhlak mulia

Sungguh..
Kaulah permata yang selalu berkilau
Mata itu seakan merayu
 Bila kau menatapku
Ku rindu bila semalam tak bertemu
Senyummu bagai rembulan
Bersinar terang di bulan ramadhan


Wahai kekasihku
Tetaplah bersamaku
Karena ku akan selalu menemanimu
Menantimu di malam bulan penuh rindu

"Hati Yang Diam Menanti"


Tidak ada komentar:

Posting Komentar