Senin, 29 April 2019

Membohongi Hati



Jatuh cinta, hanya dua kata namun kompleks terasa.
Mungkin aku termasuk satu dari sekian yang sulit tuk menjatuhkan hati,
pada siapapun.
Mungkin...
Namun satu yang harus kau ketahui. 
Aku mungkin memang sulit jatuh cinta, 
tapi perasaan ini sungguh apa adanya. 

Jangan kau kira sajak dan puisi ini hanyalah pemanis kata, 
karena aku tak pernah main-main jika menyangkut rasa.

Jika ada sesuatu tertuliskan dalam bait-bait sajakku, 
mungkin sesuatu itu memang berarti untukku. 

Setidaknya memiliki ruang tersendiri dalam pikiranku, 
sebuah ruang yang selalu ku datangi sebagai rumah tatkala penat menggelayuti waktu. 

Ruang hatiku..

Hanya di sanalah kau dapat menemui setumpuk sajak-sajak yang hampir usang,
lembaran-lembaran puisi yang berserakan,
berbagai coretan dan sketsa lukisan,
atau mungkin saja terdapat bayanganmu yg tak mau hilang dari ingatan

Entahlah, terkadang aku berpikir mungkin saja Tuhan sedang mengujiku..
Untuk meruntuhkan ikrarku yang tak akan jatuh hati pada mu.
Terkadang perihal hati bisa sekeras kepala itu bukan? 
Begitu pula perihal kata, 
tak mudah untukku menuangkan rasa dalam kata yang terabadikan dalam sebuah tulisan tersirat makna
Dan kehadiranmu benar-benar sebuah ujian, untukku..

Selamat pagi, kamu..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar