Selasa, 01 Juni 2021

Menggenggam Beban, Meredam Perasaan

Tak kunjung usai
Berkelana setiap hari
Lara,,,, acap menderita hati
Menembus puncak,,,,
Dengan pilihan jalan mengacak

Menggenggam asa
Keluh, kesah tak akan ada
Menatap keluarga tersenyum merona
Melahap hidangan seadanya

Asyiknya menyantap lauk terbalut nasi
Beralaskan kain dengan pemandangan jalan setiap hari
Dengan kendaraan bau, menemani

Walau lara acap berdarah
Walau pakaian sangat basah
Tubuh penuh dengan lelah
Namun tersenyum tetap terlihat diwajah

Kita harusnya bersyukur
Dengan rasa penuh terukur
Dapat temui hidangan, hari ini
Tak tentu esok hari menikmati
Karena tak mengharapkan pemberi

Sebuah kata yang mudah tuk diucapkan
Tetapi sulit tuk diterapkan

Menjadi penghibur hati
Saat deburan lika-liku hidup menghampiri
Menjadi penenang jiwa
Saat gundah gulana melanda.

Aku bukanlah diam tanpa kata
Aku bukanlah kepasrahan tak bermakna
Aku bukanlah diam menunggu berlalunya waktu
Aku juga bukanlah kebodohan menunggu sesuatu

Pertanda keistiqamahan, keimanan dan ketaqwaan
Disaat menjalani rangkaian cobaan kehidupan

Karena kuasaNYA yang tak pernah terbatas
Kunci utama adalah menjalani dengan ikhlas

Selalu ingat Allah serta taat beribadah
Berpedoman Al Qur'an dan hadist jamaah
Terasa susah namun berbuah indah
Walau pahit tapi terasa penuh berkah