Senin, 22 Januari 2018

Yang TERPILIH belum pasti benar, Yang TERSISIH belum tentu salah



Haiii goodpeople,,,gaya ne sok pake bahasa Inggris hehe, (padahal biasa ne cm maem tiwul aja penulise gaya ya,,, ^_^). Kali ini kita akan membahas tentang sebuah pilihan, wuiihhhhh kayake serius banget ya topik kita kali ini. Kalian pasti pernah dihadapkan pada beberapa pilihan dan kalian dituntut untuk menentukan sikap. Tuhhhh kan…. belum apa-apa kita udah dituntut lhooooooo…. Hiihi. Tenang yang akan menuntut adalah pak SERSAN alias (SERius tapi SANtai). Jadi kita bahas dengan suasana pak SERSAN tadi aja biar relax pikiran kita, gak sepaneng kaya lagi ngitung SPJ BOS,,,,eeiiiiiitttt malah curhat kerjaan di sekolah (maklumlah lg sindrom plus paranoid sm yang namanya laporan BOS), bikin pusingggg cuyyyyyy!!!!( Ini yg dibahas apa malah jadi bahas apa, hehe). Kita kembali ke topik aja ya gaes,,, ^_^

Banyak yang mengatakan bahwa hidup itu pilihan , pernahkah kita menghitung berapa kali kita memilih selama sehari semalam, dari pagi sampai malam ternyata pekerjaan pikiran (otak) yang terbanyak adalah “memilih” . Tapi jika tidak ada pilihan maka pekerjaan memilih tidak berfungsi . Memilih tidak berfungsi jika sesuatu yang dipilih itu karena pilihannya hanya satu .Jika pekerjaan otak untuk memilih sering tidak berfungsi pasti akan berpengaruh pada fungsi otak Semakin sering kita dihadapkan pada pemikiran yang tidak perlu memilih otomatis pekerjaan otak kurang berfungsi efektif dan efisian bahkan cenderung tidak berfungsi memilih.

Contoh pertama:
Pagi-pagi bangun mau minum pasti dihadapkan pada pilihan, minum air putih, minum teh atau minum kopi. Yang menerapkan hidup sehat pastilah meminum air putih, yang perkokok biasanya lebih memilih teh atau kopi pastinya. Ada lagi misalnya beli sabun mandi, bingung pilih mau beli merk apa , dan juga mau sarapan pagi apa? Makan siang apa dan seterusnya setiap hari setiap saat . Tapi ada lagi yang yang mana kita dihadapkan pada satu pilihan artinya mau tidak mau suka tidak suka hanya ada satu pilihan. Pilihannya ya tidak memilih atau terpaksa memilih yang tidak sesuai dengan pilihannya.

Apakah semua yang kita pilih ini sesuai dengan pilihan ? Apakah sudah tepat sebagaimana yang kita kehendaki. Jujur saja pada diri sendiri . Kadang kita sudah menetapkan pilihan tapi tidak tepat di belakang hari , mungkin diantara kita pernah pagi-pagi minum kopi enak sekali sedap dan mantap. Tapi beberapa waktu kemudian kepala pusing perut kembung dan lagi kepala agak pusing . Inilah yang terjadi kadang kita senang gembira menetapkan pilihan mau nggak mau harus tapi begitu kita pilih tetapkan dikemudian hari bermasalah dengan kondisi kesehatan, kondisi keluarga, kondisi social ekonomi dan seterusnya. Jadi yang dalam proses memilih kita anggap sebagai pilihan terbaik ternyata belum tentu baik. Jika disimpulkan semua hanya berbasis pengalaman yang terbatas dan pada akhirnya pengalaman , pengalaman pernah merasakan pengalaman pernah melakukan dan sebagainya menjadi dasar utama dalam menentukan pilihan .


Contoh kedua:
Waktu kita Ujian Sekolah, Ujian Semester, Mid Semester, dan Ujian Kehidupan (opppppssssss,,,, ngawur penulise). Pastilah kita pernah mengerjakan soal pilihan ganda donk ya,,,, a,b,c,d,e,f,g,h..... woooo kebablasen, kan cm sampai a,b,c,d doank hihi. Pilihan cm sampai "d" aja udah bikin pusing apalagi ditambah pilihan nya hehe. Pada prinsipnya semakin banyak pilihan kan malah bikin kita semakin bingung saat memilih ya,,, iya donk ya,,,, ngakuuuu!!!! hehe
Dari pilihan jawaban tersebut kalian disuruh memilih salah satu jawaban yg kalian anggap benar... ya kalo kalian udah yakin akan jawaban sih langsung silang aja, tapi kan kita kadang bimbang antara jawaban satu dan lain. Kadang yang kita anggap benar ternyata bukan jawaban yang tepat setelah di koreksi jawabannya. Ya kalo jawaban soal itu pengoreksinya guru... tp kalau dikonsep kehidupan sebenarnya pengoreksi yang paling tahu adalah Allah SWT tentunya.

Pilihan hidup ini tentunya sangat berbeda dengan pilihan ganda yang ada ketika kita mengerjakan sebuah soal ulangan di sekolah. Tujuannya memang sama, yaitu untuk menentukan kehidupan kita di masa depan jika hasilnya baik maka kita akan naik ke kelas yang lebih tinggi dan mendapat peringkat yang bagus. Jika salah maka kita harus mengulang lagi, dan mau tidak mau harus di isi demi kelanjutan sekolah kita. Namun itu dalam hal pilihan di option sebuah soal ulangan. Dalam kehidupan ini pun sma seperti sekolah ketika kita akan naik ke kelas yang lebih tinggi kita harus mengikuti ujian hidup,ujian hidup itu bisa berupa pilihan. Namun bedanya dalam pilihan hidup ini jawaban nya sangat tidak masuk akal alias tidak logis. Jika soal ulangan di sekoah dapat kita isi dengan pilihan yang benar karena kita sudah mempelajarinya, di dalam pilihan hidup kita harus memilih sebuah pilihan yang sama sekali kita belum tau teori dari pilihan tersebut, teorinya hanya bisa kita ketahui setelah kita masuk dan memilih salah satu pilihan hidup tersebut,yang membuat kita sukses dari sebuah pilihan hidup yang kita ambil hanyalah KEYAKINAN dari diri kita sendiri.Maka dapat di simpulkan bahwa “PILIHAN HIDUP itu tidak ada yang benar dan tidak ada yang salah namun kita harus mempertanggung jawabkan pilihan tersebut” perlu kita ketahui bahwa bertahan dalam sebuah pilihan lebih sulit daripada menentukan sebuah pilihan, dan penyesalan itu ada karena kita yang tidak bisa mempertanggungjawabkan pilihan bukan karena kita salah memilih pilihan.

CARA MENENTUKAN PILIHAN:

Hindari Rasa Ragu

Karena KERAGUAN di ibaratkan sebagai “KURSI GOYANG” kalian tau kan kursi goyang? (Bukan Jaran Goyang Lho ya …. !!!!) . Jika di lihat dari wujud asli nya kursi goyang adalah kursi yang bergoyang di tempat. Nah jika di gambarkan dengan filosofi kehidupan kursi goyang itu “Keraguan itu Membuat kita untuk melakukan sesuatu (bergerak) namun tidak membawa kita kemana-mana” Itulah yang di maksud dengan KERAGUAN ,membuat kita memilih sesuatu namun tidak menghasilkan apa-apa.

Jadi Cara sehat menentukan pilihan hidup yang pertama ini kita harus meyakini apa yang menjadi pilihan kita alias menghindari keraguan supaya apa yang kita pilih membuahkan hasil sesuai dengan tujuan hidup kita. Jadi Cara sehat menentukan pilihan hidup yang pertama ini kita harus meyakini apa yang menjadi pilihan kita alias menghindari keraguan supaya apa yang kita pilih membuahkan hasil sesuai dengan tujuan hidup kita.

Dengarkan Suara Hati 

Suara hati itu jawaban yang pertama kali muncul dalam hati kita. Tapi terkadang kita suka terkecoh mana yang pertama mana yang kedua, dan kita malah jadi bingung. Ok,,,,,untuk mengatasi masalah ini sebenarnya gampang, coba ketika kamu dihadapkan dalam beberapa pilihan. Pilihlah hal yang SREK di hati kamu dan itulah yang di sebut dengan suara hati. Misalnya ketika kamu mau masuk kuliah dan harus memilih jurusan mana yang tepat untuk kamu. Dalam hal memilih jurusan kuliah ini kebanyakan orang memilih jurusan yang hanya ikut-ikutan orang lain supaya terlihat keren, dan akhirnya setelah ia masuk ke jurusan yang bukan atas dasar dari suara hatinya ia jadi males saat mengerjakan tugas, ia merasa terbebani dengan semua tugas yang di berikan dosen, padahal jika ia menuruti suara hatinya bukan ikut-ikutan orang, sesusah apapun tugas yang di berikan ia akan terasa mudah dalam mengerjakannya karena di dasari dengan suara hati dan cinta terhadap pelajaranyang ia tekuni. Ketika kita melakukan sesuatu atas dasar CINTA, maka semua itu tidak akan menjadi beban untuk hidup kita bahkan akan membuat kita senang dan akan terasa mudah dalam mencapai tujuan dari pilihan tersebut.

Jangan lupa lakukan sholat istikharah supaya pilihan itu benar-benar yang Allah ridhoi.

Dari 2 cara menentukan pilihan di atas dapat disimpulkan bahwa dalam menentukan pilihan hidup kita harus:

1. Dengarkan Suara hati
2. Hindari rasa ragu
3. Yakin
4. Bertanggung jawab terhadap pilihan yang kamu yakini.

Dengan kamu melakukan cara sehat menentukan pilihan hidup di atas DI JAMIN kamu tidak akan menyesal dengan pilihan kamu dan kamu akan mendapatkan Hasil yang luar biasa.

Yang terpilih maupun yang tersisih akan terlihat benar atau salah setelah melalui proses penilaian. Jika apa yang kita pilih itu sudah benar sesuai dengan penilaian sih kita bakalan tertawa bahagia pastinya donk ya, eeiiitttt tapi jika ternyata yang tersisih itu sebenarnya pilihan yang tepat gimana hayoooo,,,, kita pasti sedih, murung, menyesal, atau malah hancur hati kalian sampai nangis gulung-gulung ,,, lebay deh ya wkakakaka. 

Pilihan juga berdasar perkiraan-perkiraan yang membentuk anggapan ada yang berdasar realita banyak juga tidak berdasar realita, atau bahkan berdasarkan angan-angan , imaginasi atau justru berdasarkan gengsi yang belum tentu bermanfaat bagi dirinya atau keluarganya atau belum tentu baik untuk kesehatannya. Ada juga yang tidak memperdulikan pertimbangan-pertimbangan rasional atau hanya berdasarkan naluri atau keinginan hawa nafsu. Yang terakhir inilah yang banyak dilakukan sebagaimana dilakukan oleh hewan, wah gawat jadi mereka-mereka ini menentukan pilihan berdasarkan dorongan naluri hewani dong? ya kira-kira seperti itu!


SEMOGA BERMANFAAT







Senin, 08 Januari 2018

Mundur Selangkah, Untuk Maju Beberapa Langkah

Sebelum kalian membaca postingan saya berikut ini, ada baiknya kalian membacanya sembari mendengarkan lagu Wonderland oleh komposer ternama Tonic Huljic. Aransemen simple tapi sarat dengan melodi dan harmonisasi penstimulasi semangat (aduh udah kaya Vickie aja kata-kata ku). Keren deh, coba dulu kalian search di Mbah Gogel.... atau nek gone Yu Tun dan dengarkan. Saya kadang mendengarkan ini sebagai suplemen ketika diri saya defisit terhadap yang namanya SEMANGAT.

Oke,,,,,malam ini saya akan bercerita singkat tentang bagaimana kita harus mundur untuk maju seribu langkah, cerita dimana hari ini sebenarnya saya kurang bersemangat juga sehingga saya pun turut bertanggungjawab agar saya kembali bersemangat menjalani hari.

Kalian pasti pernah liat perlombaan atletik Olimpiade, atau Asean Games, Sea Games, atau kalian ingat pas penilaian lompat tinggi dan lompat jauh waktu masih sekolah? ^_^
Kadang-kadang ketika kita dibuat geleng-geleng kepala, bagaimana caranya seorang manusia bisa meloncat dari garis start 0 dan mendaratkan kakinya di kejauhan bermeter-meter. Rasanya susah kan? Saya kalau disuruh melakukan demikian pasti tidak akan sanggup walaupun dulu pernah juga sukses melakukan lompat jauh dan memecahkan rekor tingkat kecamatan ketika dikejar oleh tetangga waktu maling mangga dan sukses meloncati siring yang lebarnya 3-4 meter lebih. Oke,,,,, itu cuma intermezzo zaman Jahilliyah dan masa anak-anak,,, bandel dikit gpp lah ya hehe,,,,(sek penting muridku ojo nganti ngerti,,, ndak murid ku melu-melu) ngreeeekkkk,,,, ngookkkkk,,, bahasa jawa ku keluar wkakakakaka

Nah sekarang kembali ke topik awal. Bagaimana caranya ya seseorang bisa melakukan lompatan sejauh itu, mampu melakukan hal luar biasa tersebut? Coba tebak sebelum saya memberikan jawabannya.

Ya, ternyata jawabannya sederhana dan bisa diterima dengan logika. Mereka sebelum melakukan lompatan itu ternyata berjalan jauh ke belakang arena lompatan yang diisi pasir dan berlari sekuat mungkin sehingga mendapatkan kecepatan yang diinginkan dan cukup untuk mendorong tubuh seseorang untuk dapat melompat sejauh mungkin dari garis awal 0 meter. Ya, rahasianya satu: mereka memilih MUNDUR terlebih dulu untuk mendapatkan hasil akhir berupa lompatan sejauh BERMETER-METER. Dan teman-teman bisa lihat sendiri hasilnya ketika perlombaan itu dilangsungkan.

Aplikasi dalam Hidup

Ya, mundur. Banyak orang yang berpikir bahwa hanya seorang pengecut yang memilih mundur ketimbang terus maju melangkah. Banyak persepsi aneh tentang bagaimana mengambil tindakan mundur itu adalah sesuatu yang salah besar. Padahal, mundur kadang menjadi alternatif paling tepat ketika melangkah maju bisa menyebabkan kegagalan untukmu.

Saya teringat sebuah buku yang beberapa lama ini saya baca, buku yang ditulis oleh seorang motivator muda yang sekaligus pebisnis sukses, Bung Chandra. Bung Chandra dibukunya tersebut menuliskan sesuatu yang membuat saya tertegun dan berpikir. Bung Chandra berkata seperti ini, “Ingat konsep ayunan,,, Ayunan harus bergerak mundur dulu untuk dapat selanjutnya gerakan maju dan membuat gerakan harmonis.”

Nah, terkadang kita seperti itu, tidak mau mengambil langkah mundur karena takut dianggap pecundang atau takut mengambil tindakan mundur itu adalah sesuatu yang salah. Tapi ternyata tidak sepenuhnya demikian. Mundur adalah teknik bertahan sementara untuk mengambil kesuksesan di akhirnya. Saya betul-betul merasakan ini ketika ingat di tim futsal saya dulu, pelatih kami akan betul-betul marah jika kami hanya fokus untuk mencetak gol di depan tanpa mengambil strategi mundur untuk mencari peluang yang sebenarnya bisa didapatkan dengan cara mundur ke daerah bertahan.

Mundur membuat kamu dapat memikirkan cara-cara baru yang lebih efektif ketimbang terus maju tapi dengan membawa cara-cara kuno yang tidak bisa dipergunakan lagi. Mundur juga dapat membuat kamu beristirahat sejenak dari problem kamu ketimbang terus bersitegang dengan urat syaraf hanya karena sebuah keegoisan untuk tidak mau mundur dari masalah.

Mundurlah ketika kamu merasa membutuhkan mundur, dan majulah ketika kamu sudah kembali siap untuk meluncur.

Saya pun demikian...... Pada saat saya mempunyai masalah, saya merasakan betul-betul tidak bersemangat menjalankan hidup karena ada sebuah kejadian yang membuat saya harus menahan nafas tanda KECEWA berat dan seperti kehilangan harapan. Dampaknya begitu terasa, saya jadi enggan melakukan apa-apa dan benar-benar tidak ada semangat.

Tapi akhirnya saya ingat dengan konsep ini, konsep yang dulu saya pelajari namun kadang suka juga saya lupakan. SAYA HARUS MUNDUR! Mundur untuk dapat kembali melangkah dan mendapatkan kembali semangat yang saya inginkan. Lalu bagaimana cara saya mundur? Saya mundur ke masa lalu, dimana saya mengingat hal-hal menyenangkan bersama orang yang saya cintai, mengingat betapa indahnya sebuah pencapaian ketika kamu sukses mendapatkannya, mengingat dimana di suatu hari dulu senyummu bisa mengalahkan indahnya sinar matahari. Dan ketika saya mencoba mengangkat dan memvisualisasikan memori-memori indah itu dulu, saya mendapatkan kembali semangat saya, dan saya pada akhirnya bisa menganalisis masalah apa yang sebenarnya terjadi di dalam diri saya yang seharusnya saya hindari. Coba bayangkan jika saya harus terus maju tanpa mau mundur ‘berkunjung’ ke masa lalu sejenak, niscaya saat ini saya tidak akan bersemangat kembali seperti ini.

Mundurlah ketika kamu merasa kondisi membuat kamu tertekan, dan majulah ketika keadaan membuatmu tenang untuk jernih mengambil tindakan.

Tidak ada yang salah dari sebuah strategi bernama mundur. Bahkan, Islam pun dalam perang memperbolehkan kaumnya untuk mundur dam menyusun strategi ketimbang terus ngotot untuk maju tapi membawa proses bernama KALAH dan GAGAL.

Sekarang majulah kamu ke cermin, dekatkan dirimu untuk bercermin, dan tanyakan pada dirimu sendiri, “Sudahkah selama ini saya menurunkan ego untuk mundur? Sudikah saya mundur suatu saat untuk sebuah keberhasilan yang selama ini saya impikan?” Dan silakan jawab sendiri pertanyaan tersebut.

Semoga bermanfaat dan  kembalikan semangat mu!



Kamis, 04 Januari 2018

Lirik Lagu Seberapa Pantas - Sheila On 7


Seberapa pantaskah kau untuk ku tunggu
Cukup indahkah dirimu untuk s'lalu kunantikan
Mampukah kau hadir dalam setiap mimpi burukku
Mampukah kita bertahan disaat kita jauh


Seberapa hebatkah kau untuk kubanggakan
Cukup tangguhkah dirimu untuk s'lalu kuandalkan
Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang
Sanggupkah kau meyakinkan disaat aku bimbang


Celakanya hanya kaulah yang benar benar aku tunggu
Hanya kaulah yang benar benar memahamiku
Kau pergi dan hilang ke mana pun kau suka
Celakanya hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan
Hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan
Diantara peri aku s'lalu menantimu


Seberapa hebatkah kau untuk kubanggakan
Cukup tangguhkah dirimu untuk s'lalu kuandalkan
Mampukah kau bertahan dengan hidupku yang malang
Sanggupkah kau meyakinkan disaat aku bimbang


Coda : 
Mungkin kini kau t'lah menghilang tanpa jejak
Mengubur semua indah kenangan
Tapi aku s'lalu menunggumu disini
Bila saja kau berubah pikiran


Celakanya hanya kaulah yang benar benar aku tunggu
Hanya kaulah yang benar benar memahamiku
Kau pergi dan hilang ke mana pun kau suka
Celakanya hanya kaulah yang pantas untuk kubanggakan
Hanya kaulah yang sanggup untuk aku andalkan
Diantara peri aku s'lalu menantimu

KEAJAIBAN HURUF ABJAD

Setiap yg ada didunia ini, pasti mempunyai keunikan tersendiri. Termasuk huruf ABJAD yang sering kita lihat sehari-hari. Tanpa kita sadari huruf ABJAD memiliki keajaiban tersendiri,,, klo g percaya kita lihat bersama-sama ^_^

A llah
B eri kita hidup
C uma seketika
D i dunia ini...
E sok kita muhasabah
F ikir akan akhir hayat
G erbang akhirat pun
H ampir tiba
I  nilah hakikat hidup
J anji Allah itu pasti
K alimat syahadat
L ailaha Illallah
M uhammaddar Rasulullah
N ikmat dunia hanya sementara
O rang muda atau tua
P asti merasakan mati
Q ualitas Iman jaminannya syurga
R asulullah s.a.w bersabda :
S iapa bisa mengucap syahadat (sebelum ajal) jaminannya syurga
T api..jika gagal...
U ntuk mereka adalah neraka
V isi kita adalah akhirat
W alaupun dunia didepan kita
Y ang pasti semua akan ditinggal...
Z alimnya kita jika tak ada Iman dan Amal.

Ini cuma sekedar sharing aja, hihi
Maafin ya klo ada salah katanya, krn penulisnya jg lg proses memperbaiki diri.
Ambil manfaatnya dan sisi positifnya ya ...


Sub'hanaallah


Senin, 01 Januari 2018

Dari Sebuah Masalah, Kita Bisa Mengambil Hikmah.


    Dibalik semua masalah pasti ada hikmahnya, seringkali kita mendengar kalimat tersebut, namun tidak semua orang bisa mengerti dengan logikanya, sebagian dari kita mungkin merasa sulit untuk mengetahui apa hikmah dibalik setiap kejadian buruk yang menimpa kita, karena kita sudah terlanjur dikuasai oleh emosi.

     Hidup adalah pilihan, memilih untuk mengambil sudut pandang terbaik dari suatu masalah, karena pemilihan sudut pandang yang baik dan tepat akan mengubah hari-hari kita menjadi lebih indah dan fokus pada keindahan dari suatu masalah pasti akan menimbulkan tantangan, namun kita pasti bisa melakukannya, yaitu dengan latihan, selalu melatih diri kita berulang-ulang untuk melihat dan fokus pada keindahan atau hikmah dibalik semua masalah yang terjadi. Mulailah dari kejadian kejadian kecil yang biasanya kita lihat dari sudut pandang yang menjengkelkan, atau mengesalkan. Mulailah mencoba melihat dengan keindahan, karena jika tidak dicoba maka kita tidak akan pernah tahu jika kita bisa melihat segala sesuatu dari sudut keindahan.
       Setelah melalui latihan-latihan kita akan semakin terbiasa dengan melihat keindahan atau hikmah dalam setiap masalah atau kejadian, memang tidak mudah jika kita dihadapi permasalahan pelik namun masih diminta untuk melihat sisi baiknya, tapi bagaimana pun percayalah selalu ada kebaikan di setiap kejadian yang kita anggap buruk, mungkin keindahan tersebut tidak dapat kita lihat dan rasakan langsung tapi jika sudah terbiasa kita akan dengan cepat menemukannya.

      Selain dengan latihan, manusia sebagai mahluk paling sempurna juga diberikan anugerah untuk dapat memberi respon secara intelektual, kemampuan memberi respon secara intelektual inilah yang memungkinkan manusia dapat mengartikan setiap peristiwa yang dialami. Semuanya tergantung dari sudut pandang kita ingin melihat , mengartikan dan memberi label yang seperti apa pada suatu kejadian.
Melihat keindahan dibalik suatu masalah perlu keyakinan mendasar, keyakinan bahwa Sang pencipta tidak akan memberikan sesuatu hal buruk menimpa kita, yakin bahwa Sang Pencipta selalu memberikan yang terbaik menurutNya,bukan menurut kacamata kita sebagai hambanya. Tanamkan lah keyakinan tersebut, karena hal ini dapat membantu kita lebih mudah menemukan kebaikan, keindahan dari suatu kejadian.

       Setiap masalah, peristiwa atau kejadian adalah netral, tinggal kita nya saja yang memberikan arti atau memberikan label terhadap mereka, label baik atau tidak baik, buruk atau tidak buruk, parah atau tidak parah, dan seterusnya, ketika saat pertama kali kejadian kita berikan arti “sangat parah” maka alam bawah sadar kita pun akan merespon kejadian tersebut menjadi sangat parah, padahal mungkin kejadian tersebut masih dalam batas wajar.

    Bila kita mendapatkan kejadian atau musibah yang tidak diharapkan, akan jauh lebih mudah jika kita memilih untuk menerimanya terlebih dahulu dibandingkan menyangkalnya, terimalah kejadian tersebut, berdamailah kemudian bangkitlah untuk mencari solusi,

   Mereka yang selalu memilih untuk melihat dunia dari sisi keindahan adalah mereka yang beruntung, mereka tidak bergantung pada keadaan dan tidak menyalahkan situasi, mereka mampu memanfaatkan kekuatan diri yang luar biasa yang terdapat dalam diri. Dan kita selalu mempunyai kebebasan untuk memilih sudut pandang yang kita ambil.

       Blessing in Disguise, ada hikmah dibalik semua cobaan, hikmah ini akan memberikan keindahan dan arti tersendiri yang akan membantu kita menerima dan mengikhlaskan sesuatu yang kita anggap sebagai musibah, dengan mengetahui hikmah dibalik semua cobaan, hidup kita pun akan semakin indah dan ringan untuk dijalani, karena sungguh tak ada kejadian buruk yang diberikan Sang Pencipta untuk hambanya.


Indahnya kehidupan bukan terlihat dari mata yang memandang, telinga yang mendengar, atau lidah yang mengecap, namun terdapat pada arti yang kita letakkan pada setiap momen kejadian hidup ini.





Resensi Novel Manusia Setengah Salmon




 Deskripsi Buku

Judul Resensi         : Potongan Perpindahan
Judul Novel            : Manusia Setengah Salmon
Penulis                    : Raditya Dika
Penerbit                  : GagasMedia
Kota                        : Jakarta Selatan
Tanggal Terbit         : Cetakan pertama, 2011
Jumlah Halaman     : 264 halaman


Sinopsis
        Setiap orang akan mengalami yang namanya perpindahan dalam hidupnya. Baik disadari atau pun tidak, setiap orang akan mengalami sebuah proses yang namanya ‘pindah’ dalam perjalanan hidupnya. Itu lah kata-kata yang pembuka pada novel ini, buku Manusia Setengah Salmon ini adalah buku ke enam dari salah satu penulis novel komedi ternama di Indonesia yaitu Raditya Dika. Didalam novelnya ini Dika menuliskan 18 BAB yang menceritakan makna tentang perpindahan. Dengan gaya penulisannya yang khas, Dika menuliskan sebuah cerita tentang perpindahan dan mengajak pembacanya menyadari perpindahan yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang tidak disadari.

“Hidup sesungguhnya adalah potongan-potongan antara perpindahan satu dengan lainnya. kita hidup di antaranya.” (hal. 254)

          Secara garis besar didalam novelnya ini juga Raditya Dika juga menganalogikan perpindahan dari hati ke hati lainnya seperti saat kita “pindah rumah”.


“Seperti rumah ini yang jadi terlalu sempit buat keluarga kami, gue juga menjadi terlalu sempit buat dia. Dan, ketika sesuatu sudah mulai sempit dan tidak nyaman, saat itulah seseorang harus pindah ke tempat lain yang lebih luas dan (dirasa) cocok untuk dirinya. Rumah ini tidak salah, gue dan dia juga tidak salah. Yang kurang tepat itu bila dua hal yang dirasa sudah tidak lagi saling menyamankan tetap dipertahankan untuk bersama. Mirip seperti gue dan dia. Dan dia, memutuskan untuk pindah” (hal. 29)

“Saat ini, gue jadi berpikir, proses pindah hati juga seperti pindah rumah. Terkadang , kita masih membanding-bandingkan siapa pun yang kita temui dengan mantan pacar. Ketika kenalan sama seseorang, kita membandingkan dengan kebiasaan mantan pacar kita. Seperti lazimnya orang yang masih terjebak di masa lalu, orang yang lebih baru pasti kalah dari mantan pacar kita yang sudah lama itu.” (hal. 244)


       Banyak pesan moral yang diberikan Radit, Radit juga menceritakan tentang kasih sayang mamanya sewaktu Radit berada di Belanda, sebelum Radit berangkat ke Belanda mamanya berpesan untuk selalu membawa stok celana dalam yang banyak. Disini juga menceritakan tentang wawancara Radit terhadap para hantu yang lagi terkenal di Indonesia. Radit juga mempunyai penemuan baru dalam bidang ilmu untuk orang-orang jomblo. Akhirnya, radit dapat memaknai kehidupannya dengan cara berpindah-pindah seperti ikan salmon yang selalu berpindah-pindah untuk meneruskan kehidupannya.


“Kita gak mungkin selamanya bisa ketemu dengan orangtua. Kemungkinan yang paling besar adalah orangtua kita bakalan lebih dulu pergi dari kita. Orangtua kita bakal ninggalin kita, sendirian. Dan kalau hal itu terjadi, sangat tidak mungkin buat kita untuk mendengar suara menyebalkan mereka kembali.” (hal. 133)

Jenis
           Jenis dari novel ini adalah non fiksi dan komedi. Dalam novelnya Radit yang terakhir ini, Radit juga menambahkan potongan-potongan cerita dari novel-novel sebelumnya yang ada kaitannya dengan novel ini.Resensi novel Manusia Setengah Salmon ini, saya fokuskan pada unsur instrinsiknya. Karena isi atau ceritanya sangat bagus dan lebi menarik dari unsur ekstrinsiknya.

Penilaian

1. Kekurangan
       Kekurangan dalam novel ini adalah banyak cerita yang tidak nyambung dan terkesan tidak masuk akal. Misalnya, “Kita benar-benar tua di jalan. Saking tuanya gue di jalan gara-gara macet, bukan tidak mungkin beberapa tahun lagi, saat gue pergi dari rumah ke mal pas pulang ke rumah, gue udah punya istri lengkap dengan tiga orang anak. Dan, salah satu dari anak gue lagi hamil muda”. ( Bakar saja keteknya, halaman 45 ).

2. Kelebihan
        Kelebihan dari novel ini, Raditya Dika banyak memberikan pesan-pesan moral yang baik. Misalnya, “ Kalau mau dipikir-pikir, terkadang terlalu baik bisa membuat pacar kita takut. Kadang, kalau terlalu cuek, juga bikin dia marah. Masing-masing cewek/cowok punya kebiasaannya sendiri. Salah satu cara untuk meluluhkan seorang cewek/cowok adalah dengan meluluhkan keluarganya. Dan cara untuk meluluhkan keluarga seseorang adalah menerima dan mengikuti kebiasaan mereka”. ( Pesan Moral dari sepiring makanan, halaman 104 ).
       Bahasa yang digunakan adalah bahasa sehari-hari anak jaman sekarang. Jadi, kalau kita membaca novel ini, kita langsung bisa memahami kata-kata yang disampaikan oleh Raditya Dika. Kemudian, dalam novel ini Raditya Dika memberikan simbol-simbol atau emoticon untuk kita, ini dimaksudkan untuk mewakili ekspresi wajah kita di handphone.
            Novel terakhir karya Raditya ini memang sangat berbeda dengan novel sebelumnya. Novel ini mempunyai bab-bab pendek yang berisi ulasan dari twitternya Raditya Dika. Kemudian, di novel ini Radit memberikan banyak pesan moral dan tips-tips yang aneh tetapi nyata. Novel Manusia Setengah Salmon ini akan saya bandingkan dengan novel Radit yang pertama yaitu, Kambing Jantan.
         Pada novel Kambing jantan, Radit membuat konsep novel tersebut seperti buku harian. Jadi, cerita-cerita dalam novel Kambing Jantan saling berhubungan antara bab satu dengan bab seterusnya. Sedangkan, novel Manusia Setengah Salmon antara bab satu dengan bab yang lain sudah tidak saling berhubungan. Karena, pada novel Manusia Setengah Salmon Radit memberikan satu judul dalam satu bab. Dalam novel Manusia Setengah Salmon ini terdiri dari 18 judul jadi, di dalam novel ini juga terdiri 18 bab, dengan cerita yang berbeda beda.

Kesimpulan
        Dari resensi novel Manusia Setengah Salmon yang saya buat ini, bahwa novel Manusia Setengah Salmon layak untuk dibaca kalangan remaja maupun dewasa. Novel ini juga syarat akan pesan-pesan moral tentang makna perpindahan, kita tidak dapat mengindari proses perpindahan tesebut karena proses itu terjadi seiring jalannya waktu. Kita hanya dapat menikmatinya saja agar perpindahan tersebut terasa menyenangkan dan kita juga harus siap untuk perpindahan yang tidak terduga dan tidak sesuai dengan kemauan kita.