Selasa, 26 Desember 2017

Renungan

Suatu hari ada seorang anak bertengkar dengan Ibunya dan meninggalkan rumah. Saat berjalan tanpa tujuan Ia baru sadar bahwa Ia sama sekali tidak membawa uang. Ia Lapar sekali, ingin makan semangkok bakmi.

Pemilik bakmi melihat anak itu berdiri cukup lama didepan Warungnya, lalu Bertanya.

"Nak, apakah engkau ingin memesan bakmi?"

“Ya, tapi aku tidak punya uang,"
jawab anak itu dengan malu-malu.

"Tidak apa-apa, aku akan memberi gratis".

Anak itu segera makan, kemudian air matanya mulai berlinang.

“Ada apa Nak?"
tanya pemilik warung.

“Tidak apa-apa, aku hanya terharu karena seorang yang baru aku kenal memberiku semangkuk bakmi sedangkan ibuku telah mengusirku dari rumah.

"Kamu seorang yang baru ku kenal tapi begitu peduli padaku.

Pemilik warung itu Berkata,

"Nak, mengapa kau berpikir begitu ; Renungkan hal ini,
Aku hanya memberimu semangkuk bakmi & kau begitu terharu,
... Sedangkan ...
Ibumu telah memasak nasi lauk, dll setiap hari sampai kamu dewasa, harusnya kamu berterima kasih kepadanya ...

 Anak itu kaget mendengar hal tersebut.
(SAMBIL BEKATA DALAM HATI)
Mengapa untuk semangkuk bakmi dari orang yang baruku kenal aku begitu berterima kasih,
... Tapi ...
Terhadap ibuku yang memasak untukku selama bertahun-tahun, aku tak pernah berterima kasih.

Anak itu segera bergegas pulang

Begitu sampai di ambang pintu rumah,
ia melihat ibunya dengan wajah cemas.

Ketika melihat anaknya, kalimat pertama-tama yang keluar dari mulutnya adalah "Nak.., kau sudah pulang, cepat masuk, ibu telah menyiapkan makan malam."

Mendengar hal itu,
si anak tidak dapat menahan tangisnya  dan menangis dihadapan ibunya .

(Dari sebuah cerita diatas, kita bisa memetik pelajaran)

Sahabatku,
Kadang satu kesalahan, membuat kita begitu mudah melupakan kebaikan yang telah kita nikmati tiap hari. Sekali waktu kita mungkin akan sangat berterima kasih untuk suatu pertolongan kecil yang kita terima. Namun kita sering tidak sadar & lupa berterima kasih akan kebaikan-kebaikan dari orang-orang yang sangat dekat dengan kita.

Berterimakasih lah kepada :
Ayah - Ibu ... kita
Istri / Suami ... kita
Sahabat-sabahat ... kita
Teman kerja ... kita
Semua orang orang terdekat dengan kita

Hidup itu indah,
kalau kita pandai berterima kasih dan bersyukur ...
Belajar menerima apa adanya ...

Ketika GELAP 
barulah tersadarkan apa arti dari TERANG.

Ketika KEHILANGAN,
baru tersadarkan arti dari MEMILIKI

Ketika BERPISAH,
baru tersadarkan arti KEBERSAMAAN.

Kemarin sudah TIADA,
besok belumlah TIBA,
kita hanya punya 1 hari, yaitu HARI ini. Jangan sesali yg telah berlalu, itu perbuatan sia-sia.

Syukuri apa yang telah dimiliki, agar kebahagiaan selalu berada disisi kita

Dalam kehidupan nyata ,
kadang kita suka mempermasalahkan hal yang KECIL, yang tidak penting , sehingga akhirnya merusak nilai yang BESAR.

Persahabatan yang INDAH selama puluhan tahun BERUBAH menjadi permusuhan yang HEBAT,  karena SEPATAH kata PEDAS yang tidak DISENGAJA.

Keluarga yang RUKUN dan HARMONIS pun bisa hancur hanya karena perdebatan KECIL yang tidak PENTING.

Yang REMEH  kerap dipermasalahkan,
tetapi yang lebih PENTING dan berharga LUPA dan TERABAIKAN.

Seribu KEBAIKAN sering tidak BERARTI, tapi SETITIK kekurangan DIINGAT hingga kini.

Mari belajar MENERIMA kekurangan apapun yang ada -dalam kehidupan kita-,
Bukankah tak ada yang SEMPURNA didunia ini ... ?

SEHATI bukan karena saling MEMBERI,
tetapi sehati karena saling MEMAHAMI.

BETAH bukan karena MEWAH, tetapi betah karena saling MENGALAH

INDAH bukan karena selalu MUDAH,
tetapi INDAH karena dihadapi bersama setiap SENANG dan SUSAH ...

.......................Semoga Bermanfaat.....................



Kamis, 21 Desember 2017

Lirik Lagu Cinta Untuk Mama


Apa yang kuberikan untuk mama
Untuk mama tersayang
Tak kumiliki sesuatu berharga
Untuk mama tercinta

Hanya ini kunyanyikan
Senandung dari hatiku untuk mama
Hanya sebuah lagu sederhana
Lagu cintaku untuk mama

Apa yang kuberikan untuk mama
Untuk mama tersayang
Tak kumiliki sesuatu berharga
Untuk mama tercinta

Hanya ini kunyanyikan
Senandung dari hatiku untuk mama
Hanya sebuah lagu sederhana
Lagu cintaku untuk mama

Walau tak dapat selalu ku ungkapkan
Kata cintaku ‘tuk mama
Namun dengarlah hatiku berkata
Sungguh kusayang padamu mama

percayalah hanya diriku paling mengerti
kegelisahan jiwa mu
mama . . .

Oh
Hanya ini kunyanyikan
Senandung dari hatiku untuk mama
Hanya sebuah lagu sederhana
Lagu cintaku untuk mama

2x






















Ibuku gelarnya adalah MSi : Master Segala ilmu ,,,,, hihi ^_^

Tak terbayang bukan, menjadi ibu yang baik itu harus banyak belajar dan terus belajar, lifelong education istilah kerennya.

1. Ibu harus belajar Akuntansi, agar bisa mengurus pendapatan keluarga dan mengelolanya untuk kebutuhan rumah tangga, tabungan, serta menata pemasukan & pengeluaran yang seimbang.

2. Ibu harus belajar ilmu Tata Boga, chef, atau perhotelan, belajar mengatur masakan keluarga dengan kreatif, supaya tidak bosan.

3. Ibu harus belajar ilmu Keguruan. Ia harus menguasai ilmu yang diajarkan di sekolah dasar, agar bisa mengajari anaknya bila kesulitan dengan PR-nya.

4. Ibu harus belajar Agama, karena ibu-lah yang pertama kali mengenalkan anak pada Allah, membangun akhlak yang luhur serta iman yang kokoh.

5. Ibu harus belajar Ilmu Gizi, agar bisa menyiapkan makanan bergizi bagi keluarga, setiap hari.

6. Ibu harus belajar Farmasi, agar dapat memberi pertolongan awal pada keluarga yang sedang sakit dan menyediakan obat-obatan ketika keadaan darurat.

7. Ibu harus belajar Keperawatan, karena beliaulah yang merawat anak/suami ketika sakit. Yang menyeka tubuhnya ketika tidak diperbolehkan mandi, mengganti kompres. Ibu adalah perawat yang handal.

8. Ibu harus belajar ilmu Kesehatan, agar bisa menjaga asupan makanan, kebersihan melindungi anggota keluarga dari gigitan nyamuk, dll.

9. Ibu harus belajar Psikologi, agar bisa berkomunikasi dengan baik saat menghadapi anak-anak di setiap jenjang usia, juga sebagai teman curhat suami yang terbaik, ketika suami sedang mengalami masalah.


Seandainya ibu harus kuliah dulu, butuh berapa lama? Bisa jadi lebih dari 9 jurusan di atas tadi.
Begitu luar biasanya seorang ibu, dengan multi talentanya, kesabarannya merawat, mendidik & menemani anak-anak dan suami tercinta. Sudahkah kita memberikan yang terbaik untuk ibu kita?

Tiada yang lebih sabar melebihi sang ibu
Tiada yang lebih hebat selain sang ibu
Tiada yang lebih penyayang dari sang ibu
Tiada yang lebih setia dari sang ibu


Dirimu adalah guru dalam hatiku
Dirimu adalah penuntun hidupku
Dirimu adalah pahlawan sejatiku
Dirimu adalah pelita cahayaku


Didalam senyuman tersembunyi rasa letihmu
Derita disiang dan malam menimpa dirimu
Tak sedetik pun kau hentikan langkah kakimu
Untuk merajut harapan dan mimpiku


Ibu…
Disini ku tulis cerita tentangmu
Tekad yang tak terkoyak oleh waktu
Nafas yang tak pernah terjerat dusta
Seberapapun sakitnya kau tetap penuh cinta


Ibu…
Tak pernah kuharap kau cepat tua dan renta
Tak pernah ku ingin kau lelah dalam usia
Selalu kuharapkan kau terus bersamaku
Dengan cinta berikan petuahmu


Tuhan, terimakasih telah memberikan ibu yang tegar dan setangguh beliau
Aku sayang sama ibu ....... :')
Ibu, engkau bagai malaikat tak bersayap yang selalu melindungiku
Tidak ada yang spesial dihati ini selain IBU
Aku bangga mempunyai seorang ibu sepertimu


Bu, Aku tidak akan ada disini tanpa dirimu
Ibu maafkan aku, selama ini aku belum bisa membalas kasih sayangmu
Belum bisa membahagiakanmu
Memiliki seorang ibu adalah anugerah terindah bagiku
Ibu, aku bangga memiliki seorang ibu sepertimu

Ibu, namamu akan selalu akan selalu ada dihati
Aku berjanji aku ingin membuat mu bangga suatu saat nanti
Ibu selalu menjadi yang terbaik dihatiku ini 
Terimakasih sudah merawatku dari kecil hingga saat ini 
Engkau yang selalu meyakinkkan hati 
Disaat orang-orang memandang rendah diri 


Akan ada seseorang yang menerima ku
Tanpa memandang masa lalu ku
Jadikan masa lalu pembelajaran
Dan cambuk untuk semangat menyambut masa depan
Kata-kata itu selalu engkau dengungkan
Disaat aku jatuh dan butuh pelukan




.......SELAMAT HARI IBU....
Untuk ibu terbaik di dunia, terimakasih atas segala hal yang telah kau berikan untukku. Semoga kau selalu sehat dan bahagia. Aku mencintaimu bu!



Senin, 04 Desember 2017

Sebenarnya kita udah sama-sama suka, bedanya AKU suka KAMU, tapi KAMU suka DIA


“Kamu kenapa kok hatinya pake emot nangis?”, “Nggak tahu, tiba-tiba hati ini nyesek aja”.
(Ngomong sm tembok)

Hidup Penuh Liku Liku
Ada Suka Ada Duka
Semua Insan Pasti Pernah Merasakannya…

Begitulah lirik dari sebuah lagu dangdut yang dipopulerkan oleh Camelia Malik. Entahlah,,, Camelia Malik itu apanya Candra Malik. Entahlah,,,, Camelia Malik itu apanya Zayn Malik. Entahlah… entahlah… tapi yang jelas, lirik di atas emang banyak benernya.

Eh, gimana? Gimana?”

Ya, mencintai orang yang tidak mencintai. Hal seperti ini lazim terjadi dalam dunia percintaan. Maka dari itu, kali ini aku mau ngebahas alasan kenapa kita mencintai orang yang tidak mencintai kita?

Karena mencintai itu hak, begitu pula sebaliknya.

Seperti semua hal, cinta pun demikian. Semua orang berhak mencintai siapapun. Tapi satu hal yang perlu diingat adalah: orang lain juga berhak mencintai balik ataupun tidak. Kalau cinta dibales cinta, asik banget. Karena emang itu yang diharapkan. Tapi kalau dibalas dengan penolakan, nah, maka dari itu ada artikel ini yang membahasnya. Biar kalau kamu perih, perihnya nggak perih-perih amat. Lalu kalau cinta itu balasannya bukan “diterima” atau “ditolak”, melainkan “aku mau fokus ujian dulu,” ketahuilah bahwa itu kata lain dari penolakan

Dan mencintai itu tidak butuh banyak alasan.

Karena kita masih merupakan golongan-golongan manusia yang percaya bahwa cinta itu tak butuh banyak alasan, maka yang terjadi adalah ngotot untuk terus-menerus mencintai. Sementara, orang yang dimaksud juga tetep ngotot untuk terus-menerus tidak mencintai. Wah!

Selain itu cinta patut untuk diperjuangkan, apapun resikonya

Beberapa orang memilih untuk terus mencintai orang yang tidak mencintainya, karena dalam pikirannya masih ada kepercayaan bahwa cinta itu patut untuk diperjuangkan. Kalau orang yang dicintai ternyata tidak mencintai, berarti prinsipnya adalah: cinta itu patut untuk tidak diperjuangkan. Huft.


Karena kewajiban kita, berusaha. Soal hasil, terserah Dia dan dia.

Nah, ini paling keren.

Buat apa sih ngotot-ngotot mencintai orang yang tak mencintaimu? Kayak dunia ini orang yang patut jadi pasanganmu cuma dia aja. Coba main-main yang jauh sana. Masuki komunitas atau organisasi baru. Atau pindah ke lingkungan dan pekerjaan baru, niscaya kamu akan bertemu orang-orang baru, yang bisa jadi, salah satu di antaranya, adalah jodohmu. Tapi kalau kamu emang mau ngotot mencinta orang yang nggak mencintaimu, ya terserah. Toh, kamu cuma bisa berusaha. Karena hasilnya sudah pasti terserah Dia (ALLAH) dan dia ------- atau kalau mau ditambah juga bisa: dan orangtuanya, dan pacarnya, dan gebetannya. Tuh, kan, banyak.

Masih percaya jika cinta itu bisa tumbuh karena kebiasaan yang tercipta.

Witing tresno jalaran kulino, begitulah istilah jawanya. Cinta tumbuh karena terbiasa.

Bisa jadi, kamu terus-terusan mencintainya, karena masih memegang erat prinsip itu. Tapi kalau kamu mendekatinya menggunakan rasa, sementara ia menerima pendekatanmu tanpa rasa, apalah arti membiasakan kebersamaan?
Buang-buang waktu!

Membuatnya bahagia dengan segala pilihannya adalah yang paling utama.

Keutamaan itu hanya milik Allah SWT. Tapi ada hal yang bisa kamu lakukan, yakni dengan membiarkannya untuk memilih hal yang bisa membuatnya bahagia. Termasuk, tidak mencintaimu. Lha gimana, wong nggak cinta kok mau dipaksa-paksa. Janganlah...... Apa-apa yang dipaksa itu hasilnya nggak enak. Bukankah begitu, hayy... bantal...hay guling?
(Efek mulai ngantuk)


Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum...

Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan; manakala kebencian membawa kepada kemusnahan. 


     Banyak orang yang menurutku suka berbelit-belit mendifinisikan sakit hati, padahal that’s just simple. Sakit hati itu misal, “aku suka kamu, kamu suka dia”, atau “aku suka kamu, kamu nggak suka aku”, dan lain sebagainya. Iya kan seperti itu? Iya nggak?. Aku percaya 100 % orang yang digituin hatinya pasti sakit, secara kalo bahasa kerennya cinta bertepuk sebelah tangan.

     Banyak alesan yang mendasari banyak orang susah mendifinisikannya, terutama kaum hawa, tapi kaum laki-laki juga banyak mungkin, tapi ntah juga aku nggak suka mengamati mereka. Mereka (kaum hawa, hawa sejuk atau panas juga boleh) pertama, kadang suka kurang percaya terhadap pasangannya. Contoh nih, ada yang dicuekin sama pacarnya langsung ngambek, katanya dia udah berubahlah, balik kayak yang dulu lagilah dan banyak lainnya. Padahal bisa saja si pacar lagi sibuk ngasih makanan ke semut peliharaannya, atau lagi di kutub selatan jalan-jalan sehingga nggak bisa ngasih kabar karena nggak ada tower operator disana. Dan itu kata mereka sakit hati, itu kesepian ngomong-ngomong bukan sakit hati. Oleh karena itu, udah percaya ajalah dan tetep khusnudzon kepada pasangan malah banyak pahala.

     Kedua, mereka kadang suka mengede-gedekan hal-hal yang sebenarnya kecil. Ada cerita, ada orang lagi ngasih makan ke kambing peliharaannya, biar gemuk katanya, tapi nggak sengaja pacarnya liat dan kamu taulah gimana selanjutnya. Ya, mereka bertengkar. Apa coba bertengkar gara-gara ngasih makan kambing dan abis itu kalian bilang sakit hati. Kalian cemburu nggak disuapin kek kambing. Hai......... itu bukan sakit hati itu nyari masalah. Masak cowok sedang berperilaku sebagai manusia yang berperikemanusiaan dan berperikehewanan dianggap nggak bener. Aku kasih tau ya, bagi cowok baik-baik mau pindah ke lain hati itu susah, nggak semudah membalikkan telapak tangan. Mereka kalau mau pindah ke lain hati banyak tahapnya, seperti, perkenalan, pdkt, sampai panjang baru ke jadian. Lammmaaaaaaaa........... Jadi anggep aja yang kecil tetep menjadi kecil, nggak usah dibesarin, dan yang besar tetep besar. Hahaha.

Sebenar-benarnya sakit hati adalah ketika panah asmara malah menembus keluar bukan malah menancap di hati lawan. 

Udah dulu ya dua aja alesannya, anggep aja ini omong kosong malem-malem nggak jelas. Bantal dan guling ku udah melambai-lambai pengen dipeluk... abis meluk kamu cuma bisa lewat mimpi sih ^_^