Senin, 14 Agustus 2017

Engkau kah Itu?




Engkau kah itu?

Yang berdendang sendu

Dengan seuntai senandung rindu

Diantara rintihan sang kalbu

Yang terus tenggelam dalam kubangan pilu

Terinjak-injak derap langkah sang waktu


Engkau kah itu?

Yang menimpakanku ber ton-ton rindu

Dengan sejuta lembar bayangmu

Merebut tiap hempasan nafasku

Mengikat tiap persendian tulangku

Dengan merindukanmu.. Aku menemukanmu


Engkau kah itu?

Yang mencintaiku

Yang melengkapi semua asaku

Yang bermain di atas taman hatiku

Yang selalu berdendang di ujung rinduku

Yang takkan hilang meski disapa mesra sang bayu


Engkau kah itu?

Wahai sang pelebur hati yang beku

Sudut sepi, ketika itu..

Kembali aku merindukanmu,,,,,,sangat rindu

Gundah, resah dan gelisah menari-nari di kalbu

Bercumbu dengan setumpuk rindu yang membelenggu

Masih ku ingat saat itu.. 

Saat kau bunuh aku dengan diammu

Namun.. Masih saja aku merindukanmu, sangat rindu



Ku bangun hening kala itu..

Bayanganmu hadir dipikiran ilusiku

Hadirkan sebersit senyum terindah milikmu

Senyum yang semakin memberatkan rinduku

Haruskah ku buang bayangmu itu?

Haruskah aku?

Ah.. Aku tidak dan tak akan mampu

Wahai engkau.. Dengan cara inilah aku mencintaimu


Kamar senyiku..

Sayup-sayup ku ingat kembali kisahku

Kau tahu apa yang kutemukan? Cinta kesederhanaan mu,,,,

Cinta yang membuka mataku

dan juga membuka hatiku

Dan dalam hatiku, aku melihatmu, embun pagi ku

Hingga takan bosan ku berbisik di telingamu

“Aku Merindukanmu”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar